Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota
POS-KUPANG.COM, BETUN - Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Bela Tanah Timor (Beta Timor) terus memperluas jangkauan pengabdiannya di Pulau Timor. Setelah bertumbuh dan berkembang di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Timor Tengah Selatan (TTS), kini organisasi yang dikenal dengan semangat kemanusiaan dan solidaritas sosial itu resmi hadir di Kabupaten Malaka.
Momentum bersejarah tersebut ditandai dengan pelantikan dan pengukuhan Pengurus Markas Pimpinan Daerah (MPD) Beta Timor Kabupaten Malaka serta Markas Pimpinan Cabang (MPC) se-Kabupaten Malaka yang berlangsung di Aula Dekenat Malaka, Paroki Santa Maria Fatima Betun, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Minggu sore (21/6/2026).
Dipantau POS-KUPANG.COM, kegiatan yang berlangsung meriah itu dihadiri langsung oleh Pendiri Beta Timor, Yoseph Falentinus Delasalle Kebo, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Timor Tengah Utara.
Turut hadir dalam kegiatan itu, perwakilan anggota DPRD Kabupaten Malaka, Kepolisian Resor Malaka, jajaran Pengurus Markas Pimpinan Pusat (MPP) Beta Timor, Deken Dekenat Malaka bersama para imam, para pengurus MPD Malaka dan pengurus MPC se-Kabupaten Malaka yang dilantik, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Baca juga: Hujan Dua Hari Berturut-turut,Sejumlah Fasilitas Publik dan Ruas Jalan di Malaka Masih Terendam Air
Kedatangan Yosep Falentinus Delasalle Kebo bersama istrinya Andina Winantuningtyas yang juga merupakan ADPRD TTU dan rombongan mendapat sambutan adat yang hangat dan penuh penghormatan.
Setibanya di lokasi acara, rombongan disambut dengan Takanab atau sapaan adat khas masyarakat setempat yang sarat makna penghormatan dan persaudaraan. Prosesi penyambutan dilanjutkan dengan pengalungan serta tarian perarakan yang mengiringi langkah rombongan menuju lokasi kegiatan.
Suasana khidmat mulai terasa ketika seremoni resmi dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta yang hadir. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Beta Timor yang menggambarkan semangat persatuan, loyalitas, dan pengabdian kepada masyarakat.
Puncak kegiatan ditandai dengan pengucapan sumpah dan janji jabatan oleh para pengurus yang akan menjalankan roda organisasi di Kabupaten Malaka. Prosesi pelantikan kemudian dilakukan secara resmi terhadap Pengurus MPD Malaka dan para pengurus MPC yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Malaka.
Sebagai bagian dari legalitas organisasi, dilakukan pula penandatanganan Surat Keputusan (SK) MPD Malaka oleh Ketua MPP, Sekretaris Jenderal Beta Timor, serta Pendiri Beta Timor.
Dalam struktur kepengurusan yang baru dilantik, Alfridus Neonbasu dipercaya sebagai Ketua MPD Beta Timor Kabupaten Malaka, sementara posisi Sekretaris MPD diemban oleh Guido B. Naikofi.
Deken Dekenat Malaka, Pater Hironimus Moensaku, SVD., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pendiri Ormas Beta Timor yang telah menggagas ormas tersebut untuk ada di Kabupaten Malaka.
"Terimakasih kepada Pendiri Ormas Beta Timor bersama ibu dan para pengurus MPP Beta Timor TTU yang telah bersedia menggagas adanya Beta Timor di Malaka. Tentu disini pendiri sudah pasti melihat hal-hal apa saja yang harus dilakukan di Kabupaten Malaka," ucapnya.
Pater Hironimus juga menyampaikan profisiat kepada para pengurus MPD dan MPC se-Kabupaten Malaka yang terlantik.
"Profisiat untuk semua yang dilantik. Beta Timor memiliki visi sosial yang sangat luar biasa. Beta Timor ada tiga kata yang menjadi semangat di organisasi ini, yakni Solid, Militan dan Setia. Sehinga semangat itu harus ditunjukan melalui kerja nyata di Kabupaten Malaka," jelasnya.
Dalam sambutannya, Pendiri Beta Timor, Yoseph Falentinus Delasalle Kebo, mengisahkan perjalanan panjang lahir dan berkembangnya organisasi tersebut sejak pertama kali dibentuk di Kefamenanu, Kabupaten TTU.
Ia menjelaskan bahwa Beta Timor, yang merupakan singkatan dari Bela Tanah Timor, secara resmi didirikan pada 10 September 2020.
"Organisasi ini dibentuk sebagai wadah bagi masyarakat yang memiliki kemampuan dan semangat berorganisasi untuk mengekspresikan potensi diri sekaligus membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, sejak awal berdiri, Beta Timor hadir bukan sekadar sebagai organisasi kemasyarakatan biasa, tetapi sebagai gerakan sosial yang memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat.
Perjalanan organisasi tersebut terus berkembang hingga pada 18 Februari 2022 dilakukan peresmian kantor Beta Timor sekaligus pengukuhan Pengurus Markas Pimpinan Pusat (MPP) dan Markas Pimpinan Daerah Kabupaten TTU.
"Sejak saat itu, berbagai program sosial dan kemanusiaan terus dijalankan. Beragam kegiatan menyentuh kelompok-kelompok masyarakat yang selama ini berada di pinggiran dan kurang mendapatkan perhatian," jelasnya Falentinus.
Komitmen terhadap pelayanan sosial tersebut kemudian mendorong perluasan organisasi ke berbagai daerah. Pada tahun 2024, Beta Timor membentuk dan mengukuhkan Markas Pimpinan Daerah di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Baca juga: Ormas Beta Timor Gelar LKK, Dorong Kader Baru Hidupi Semangat Solid, Militan dan Setia
"Berbekal pengalaman panjang dan rekam jejak pengabdian tersebut, sejumlah tokoh dan figur masyarakat di Kabupaten Malaka yang memiliki perhatian terhadap kegiatan kemanusiaan ini mulai menggagas pembentukan MPD Beta Timor Malaka," ungkapnya.
Gagasan itu kemudian dikomunikasikan secara intensif dengan Markas Pimpinan Pusat dan Pendiri Beta Timor. Setelah melalui berbagai tahapan koordinasi, akhirnya disepakati untuk melaksanakan pengukuhan dan pelantikan secara resmi agar keberadaan MPD Malaka mendapatkan pengakuan organisasi secara penuh.
"Kehadiran Beta Timor di Kabupaten Malaka ini juga menjadi momentum penting untuk memperkenalkan organisasi tersebut kepada masyarakat luas sebagai bagian dari gerakan sosial yang siap bersinergi dengan berbagai elemen dalam membangun daerah," tambah Falentinus.
Ia mengaku dalam beberapa bulan terakhir sebelum pelantikan resmi dilakukan, pengurus MPD Beta Timor Malaka diketahui telah aktif melaksanakan berbagai kegiatan organisasi. Mereka membentuk struktur kepengurusan tingkat daerah dan berhasil membentuk 12 Markas Pimpinan Cabang yang tersebar di seluruh Kabupaten Malaka.
"Seluruh proses itu dilandasi oleh semangat Solid, Militan, Setia (SMS) yang menjadi slogan sekaligus nilai dasar yang harus dipegang oleh setiap anggota Beta Timor dalam menjalankan tugas-tugas organisasi," tegasnya.
Melalui pelantikan dan pengukuhan tersebut, Falentinus beraharap para pengurus mampu menjadikan Beta Timor sebagai wadah perjuangan sosial yang berpihak kepada masyarakat kecil dan kelompok rentan.
"Selain itu, organisasi ini juga diharapkan harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong lahirnya berbagai kebijakan yang pro-rakyat serta memperkuat semangat kemanusiaan di tengah masyarakat," pungkasnya.
Kegiatan pelantikan itu tampak berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif hingga berakhir. Suasana kekeluargaan, persaudaraan, dan kebersamaan tampak mewarnai seluruh rangkaian acara, menandai babak baru perjalanan Beta Timor di Kabupaten Malaka dalam mengabdi dan melayani masyarakat. (ito)