SURYA.CO.ID - Inilah Lirik Sholawat yang sangat menyentuh hati dan sering dilantunkan dalam berbagai majelis taklim maupun selawatan, Ahbab Rasulillah.
Sholawat ini mengandung makna kerinduan yang mendalam untuk mengunjungi Baitullah (Ka’bah) serta berziarah ke makam Rasulullah SAW di Madinah.
Liriknya yang syahdu mengajak siapa pun yang mendengarnya untuk merasakan getaran rindu kepada Sang Kekasih Allah.
Berikut Lirik Sholawat Ahbab Rasulillah dalam tulisan Arab, Latin, beserta artinya dalam bahasa Indonesia.
اَحْبَاب رَسُوْلِ الله، خُدُوْنِي وَيَاكُمْ
Ahbab Rasuulillaah, khuduunii wa iyaakum
(Wahai kekasih Rasulillah, bawalah aku bersama kalian)
اَحَجِّ بَيْتَ الله، واَزُوْر النَّبِيْ مَعَاكُمْ
Aheijji baitallaah, wa zuurin nabii ma’aakum
(Menunaikan haji di Baitullah dan mengunjungi Nabi SAW bersama kalian)
يَاعُشَاق الْهَادِي، مِنْ قَلبِيْ بُشْرَاكُمْ
Yaa ‘usyaaqil haadii, min qalbii busyraakum
(Wahai perindu Al Hadi (Nabi SAW), dari hatiku merasa gembira)
قَدْ لَاحَ نُوْرَ الزَّيْن، وَاَضَاءَ عَيْنَاكُمْ
Qod laaha nuuroz zain, wa adhoo-a ‘ainaakum
(Telah terlihat cahaya perhiasan menjulang, dan bersinar di kedua mata kalian)
اَلله عَلَيْكَ الله، طَوَافْكُوْا يَامَحْلَاهْ
Allah ‘alaikallaah, thowafku yaa mahlaah
(Allah memberkatimu, perjalanan kalian adalah rahmat-Nya yang manis)
سُبْحَانُهْ حَلَّاكُمْ، بِرَحْمَةَ الْمُهْدَاه
Subhaanu hallaakum, birahmatal muhdaah
(Maha suci Dia (Allah), dengan karunia dan pemberian-Nya)
اَمَانَهْ يَازَايْرِيْن، سَلَامِيْ لِطَهَ
Amaanah yaa zairiin, salaamii li thoha
(Sampaikanlah wahai para peziarah, salamku kepada sang Thoha (Rasulullah SAW))
اَحْمَدْ كَحِيْلَ الْعَيْن، اِلدُّنْيَا حَلَّاهَا
Ahmad kahiilal ‘aiin, iddunyaa hallaahaa
(Sang manusia terbaik pencerah mata, di dunia manisnya)
رَغْمِ صِغَرْ سِنِّي، اَنَا قَلْبِي مِتْمَنِّي
Raghmi shighar sinniii, anaa qalbii mitmannii
(Meskipun usiaku masih muda, hatiku penuh harapan)
اَزُوْر رَسُوْلِ الله، وُف رَوْضِتُه اُصَلِّي
Azuur Rasuulillaah, wuf raudhituh ushollii
(Mengunjungi Rasulullah, dan berdoa di Raudhoh)
يَاسَعْدُهْ يَا يَاهَنَاه، مَنْ شَافْ رَسُوْلَ الله
Ya sa’duh ya yaa hanaah, man syaf Rasuulallaah
(Wahai orang yang berbahagia dan beruntung, barang siapa yang melihat Rasulullah)
وَصَار عَلَي خُطَاه، يُصْبِح وَلِيُ الله
Wa shor ‘alaa khuthooh, yusbih waliyullaah
(Dan dia mengikuti jejaknya, menjadi wali Allah)
مُشْتَاق اَنَا مُشْتَاق، لَمْتَمِّمَ الاَخْلَاق
Musytaq anaa mustaaq, lamtammimal akhlaaq
(Rindu aku rindu, kepada penyempurna akhlak)
مُنَايَا يَاطَهَ، اَوْقَفْ عَلَي الاَبْوَاب
Munaayaa yaa thaha, auqaf ‘alal abwaab
(Engkaulah harapanku, di depan pintumu aku bersimpuh)
Sholawat Ahbab Rasulillah bukan sekadar rangkaian kata, melainkan doa bagi setiap Muslim.
Liriknya menggambarkan keinginan kuat seseorang yang meski masih muda (raghmi shighar sinni), namun hatinya sudah dipenuhi cita-cita untuk bersujud di Raudhoh dan melakukan thawaf di sekeliling Ka'bah.
Selain itu, lagu religi ini juga menitipkan pesan amanah kepada mereka yang berangkat haji atau umrah untuk menyampaikan salam rindu kepada Nabi Muhammad SAW.
Membaca atau mendengarkan sholawat ini diharapkan dapat meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta memperkuat azam (tekad) untuk bisa menapakkan kaki di Tanah Suci suatu saat nanti.