Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Beragam keluhan dan harapan masyarakat terkait pemenuhan hak dasar warga negara mengemuka dalam kegiatan penyerapan aspirasi yang digelar Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Selly Andriany Gantina, di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon, Minggu (21/6/2026) malam.
Dalam forum yang mengangkat tema Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara Menurut UUD NRI Tahun 1945 itu, warga secara terbuka menyampaikan berbagai persoalan yang masih mereka hadapi, mulai dari akses pendidikan, pelayanan kesehatan, perlindungan perempuan dan anak, hingga kebutuhan akan ruang publik yang aman dan ramah keluarga.
Selly mengatakan, negara memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan seluruh warga negara dapat menikmati hak-hak dasarnya tanpa diskriminasi.
"Konstitusi telah mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan, pelayanan kesehatan, rasa aman, serta perlindungan dari berbagai bentuk diskriminasi dan kekerasan. Karena itu, negara harus hadir untuk memastikan hak-hak tersebut dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat," ujar Selly, usai kegiatan, Minggu (21/6/2026).
Baca juga: Kondisi Sarwendah jadi Bahan Hujatan Netizen, Kuasa Hukum Klaim jadi Ibu yang Baik untuk Anak
Menurutnya, pendidikan dan layanan kesehatan menjadi dua isu yang paling banyak disampaikan peserta dalam dialog tersebut.
Masyarakat berharap adanya peningkatan kualitas fasilitas pendidikan sekaligus pemerataan akses belajar bagi seluruh kalangan.
Di sektor kesehatan, warga menginginkan pelayanan yang lebih mudah dijangkau, cepat dan berkualitas sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat memperoleh layanan yang layak.
Tak hanya itu, isu perlindungan perempuan dan anak juga menjadi perhatian serius.
Warga menyoroti masih adanya kasus kekerasan seksual, perundungan, eksploitasi anak dan berbagai bentuk kekerasan lainnya yang dinilai membutuhkan penanganan lebih maksimal.
"Masyarakat menginginkan penguatan upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual, perundungan, eksploitasi anak, serta berbagai bentuk kekerasan lainnya yang masih terjadi di lingkungan sosial," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, warga juga menyampaikan aspirasi mengenai penyediaan ruang publik yang ramah anak, peningkatan keamanan lingkungan, akses terhadap pekerjaan yang layak, hingga pelayanan administrasi kependudukan yang lebih baik.
Selly menilai, seluruh masukan yang disampaikan masyarakat memiliki nilai penting karena mencerminkan kebutuhan nyata yang dirasakan warga dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Kalimanggis Kuningan, Pengendara Motor Meninggal Dunia
Ia menegaskan bahwa aspirasi yang diterimanya tidak akan berhenti sebagai catatan semata, melainkan akan diperjuangkan sesuai mekanisme dan kewenangan yang ada.
"Aspirasi ini akan kami catat dan perjuangkan agar dapat menjadi perhatian para pemangku kebijakan sesuai dengan kewenangan masing-masing," jelas dia.
Selly menambahkan, kegiatan penyerapan aspirasi merupakan bagian penting dari tugas konstitusional wakil rakyat untuk memastikan setiap kebijakan yang lahir benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Melalui dialog langsung seperti ini, ia berharap suara masyarakat dapat tersampaikan secara utuh kepada para pengambil kebijakan sehingga pembangunan yang dilakukan mampu menjawab persoalan riil di lapangan.
"Kami berharap pemahaman masyarakat mengenai hak-hak dasar warga negara semakin meningkat, sekaligus mendorong terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik, adil, dan merata sesuai amanat UUD NRI Tahun 1945," katanya.