TRIBUNSUMSEL.COM -- Hubungan pasca perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah dikabarkan kembali merenggang.
Melalui unggahan terbaru di media sosialnya, Ruben meluapkan kekesalannya terhadap sosok pria yang diduga merupakan kekasih baru mantan istrinya, Giorgio Antonio.
Ruben menilai pria tersebut telah melangkah terlalu jauh dalam mencampuri urusannya dengan anak-anak.
Ruben secara terbuka menyindir tindakan pria tersebut yang dianggap mengganggu momen kebersamaannya dengan sang buah hati saat menghadiri sebuah acara.
"Ini yang sudah terlalu jauh bermain “rumah-rumahan”, sampai lupa bahwa saya adalah orang tua kandungnya, sementara Anda belum menjadi orang tuanya. Anda sudah merusak momen saya bersama anak saya dan terlalu jauh ikut campur dalam urusan yang bukan menjadi bagian Anda," tulis Ruben dalam unggahan di laman instagramnya @ruben_onsu, Senin (22/6/2026).
Baca juga: Sarwendah Bantah Rugi Rp20 Miliar Akibat Vakum Live Jualan, Klaim Kerja Sama Aman
Presenter kondang ini juga menegaskan bahwa dirinya tetap memenuhi kewajibannya sebagai kepala keluarga dalam memberikan nafkah.
Ia meminta agar pria tersebut menghormati perannya sebagai ayah kandung dan tidak perlu melakukan pengawasan yang berlebihan.
"Dalam acara ini saya masih memberikan nafkah dan saya adalah ayah kandungnya. Kalau soal hubungan kalian, silakan, itu bukan urusan saya. Namun yang menjadi urusan saya sebagai ayah adalah ketika Anda mulai mengambil bagian dalam peran yang bukan hak Anda. Tidak perlu menjaga atau mengawasi seolah-olah saya ini penjahat atau penculik," tegas Ruben.
Selain mempermasalahkan batasan dalam mengasuh anak, Ruben juga menyentil aksi siaran langsung (live streaming) yang kerap dilakukan pihak sana.
Ia merasa geram karena alasan perceraiannya dengan Sarwendah terus-menerus diungkit dan dijadikan bahan konsumsi publik.
"Jangan merasa paling hebat. Saya peringatkan, ya. Sama seperti yang kalian lakukan dengan membuat obrolan di siaran langsung yang mengarah kepada saya, lalu berulang kali membahas alasan perceraian kami. Hei, kami sudah bercerai dan itu sudah selesai. Silakan lanjutkan hidup masing-masing," tambahnya.
Bagi Ruben, fokus utama saat ini seharusnya adalah kepentingan anak-anak, bukan lagi mencari-cari kesalahan masa lalu yang tidak relevan.
"Di sini yang dibahas adalah tentang anak. Jangan membawa pembahasan kenapa alasan bercerai ? gak nyambung , semua sudah selesai, silahkan dilanjutkan dgn caramu krn itu bukan urusanku," lanjutnya lagi.
Baca juga: Dituduh Batasi Akses Anak, Pengacara Sarwendah Tantang Ruben Onsu: Buktikan di Mana Mempersulitnya
Di akhir unggahannya, ayah tiga anak ini memberikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga etika, lisan, serta tidak mencari panggung di atas masalah orang lain.
Ruben mengingatkan agar tidak ada pihak yang merasa paling benar dengan mengumbar hal yang dianggap sebagai aib.
"Jangan bangga karena merasa memiliki atau mengetahui rahasia orang lain. Belum tentu apa yang kalian anggap aib adalah aib di mata Tuhan. Jangan sampai suatu hari justru aib kalian sendiri yang dibukakan oleh Tuhan, lalu kembali menuduh orang lain sebagai buzzer," kata Ruben.
Ruben menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa dirinya telah berdamai dengan masa lalu dan memilih fokus menata kehidupan yang lebih baik ke depan.
"Alhamdulillah, saya bersyukur bisa melewati masa lalu saya. Saya sudah menjalaninya dan belajar darinya. Masa lalu seseorang bukanlah tanggung jawab kita untuk terus diungkit, tetapi menjadi pelajaran agar kita bisa melanjutkan hidup menuju masa depan yang lebih baik. Alhamdulillah, Allah telah mengubah hidup saya menjadi lebih baik," tutupnya.
Penampilan Thalia dimulai. Saat pertengahan penampilan, saya melihat Thania bersama susternya, Gio, dan Ella (sepupunya) yang mau keluar dari studio. Akhirnya saya memutuskan untuk keluar studio biar bisa ketemu Thania.
Akhirnya saya ketemu Thania, foto-foto bareng Thania. Saat proses ketemuan saya dan Thania, kita dipantau atau diikuti terus sama Gio. Saya hanya mikir ada apa sih? Kan saya ayahnya dan punya hak untuk bersama anak saya.
Bisa saja saya tegur dengan keras saat itu, tapi jika di depan anak saya, saya tidak mau di mata anak saya dia jadi jelek, itu yang masih saya jaga.
Di mana Thania keluar studio mau makan, akhirnya saya menemani Thania dan Ella untuk makan. Di situ posisi Gio masih tetap mengikuti saya yang sedang bersama Thania.
Beberapa menit kemudian, datanglah bundanya langsung tarik tangan Thania yang lagi duduk sama saya. Sarwendah bilang:
"Nia ayoo you belum foto sama yang lainnya"
Dari posisi duduk akhirnya semua bangun, bundanya tetap pegang tangan Thania mengajak untuk pergi, tapi di situ Thania malah pegang tangan saya dan minta digendong saya. Waktu saya gendong Thania, bundanya tetap minta Thania ikut sama bundanya, akhirnya Nia turun dari gendongan saya.
Penampilan Thalia ternyata sudah kelar, semua orang tua peserta balet menunggu anak-anaknya di pintu keluar. Termasuk saya bersama tim dan begitu juga Sarwendah bersama rombongannya ikut menunggu.
Di sela menunggu dengan membawa bunga kesukaan Thalia, yang lumayan lama sampai habis ballerina-nya dan saya masih berdiri memegang bunga kesukaan Thalia, tapi Thalia tidak keluar-keluar.
Saya minta salah satu tim buat cek ke dalam studio memastikan di dalam studio sudah kosong. Ternyata di dalam studio, cici sedang foto dengan rombongannya bunda. Jujur bingung semua ballerina keluar dari pintu yang sama lalu parents jemput di tempat yang sama, tapi kenapa tidak untuk Thalia?
Akhirnya saya lari ke dalam studio menghampiri Thalia buat kasih bunga dan foto bareng. Saya dan Thalia ketemu singkat, dan saya bisa merasakan Thalia senang sekali melihat saya hadir. Dan saat mau pulang, guru balet Thalia minta foto bareng sama saya, tidak lama saya langsung pulang.
(*)
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com