TRIBUNGORONTALO.COM -- BPJS Kesehatan kembali membuka kesempatan kerja bagi para lulusan perguruan tinggi melalui program rekrutmen Pegawai Administrasi Tidak Tetap (PATT) Staf tahun 2026.
Penerimaan pegawai ini bertujuan mendukung peningkatan pelayanan administrasi di sejumlah kantor cabang BPJS Kesehatan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam proses seleksi, calon pelamar harus bersedia menjalani penempatan di seluruh area kerja BPJS Kesehatan, mulai dari wilayah Aceh hingga Papua.
Mengacu pada pengumuman resmi BPJS Kesehatan, khusus kawasan Kalimantan tersedia beberapa pilihan lokasi penempatan, yaitu Samarinda dan Balikpapan di Kalimantan Timur serta Banjarmasin di Kalimantan Selatan.
Proses pendaftaran rekrutmen PATT Staf BPJS Kesehatan 2026 dilakukan secara daring melalui situs resmi https://rekrutmen.bpjs-kesehatan.go.id. Pendaftaran dibuka sampai dengan 23 Juni 2026.
Pelamar disarankan mempersiapkan seluruh berkas administrasi yang dibutuhkan sebelum melakukan pendaftaran agar proses seleksi berjalan lancar.
Kesempatan ini dapat diikuti oleh peserta dengan pendidikan minimal Diploma III (D3) dari berbagai latar belakang jurusan yang sesuai dengan ketentuan.
Pada rekrutmen kali ini, BPJS Kesehatan menyediakan formasi di berbagai wilayah kerja yang terbagi dalam Kedeputian Wilayah I hingga XII.
Cakupan penempatan meliputi sejumlah daerah di Indonesia, seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Beberapa kantor cabang yang masuk dalam daftar penempatan antara lain Banda Aceh, Bandung, Surabaya, Makassar, Manado, Jayapura, serta Merauke.
Baca juga: Lowongan Kerja Komnas Perempuan 2026, Tenaga Pendukung Administrasi Dibuka untuk Lulusan D3
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti seleksi PATT Staf BPJS Kesehatan 2026, terdapat sejumlah ketentuan umum yang wajib dipenuhi.
Kriteria tersebut dibuat untuk menjaring kandidat yang memiliki kemampuan dasar, kualifikasi sesuai kebutuhan, serta kesiapan menjalankan tugas di lingkungan kerja BPJS Kesehatan.
Mengutip dari Instagram @bpjskesehatan_ri, kualifikasi umum yang harus dipenuhi antara lain:
Pelamar yang mendaftar di wilayah Aceh (Kedeputian Wilayah I) diutamakan memiliki KTP Aceh, sementara untuk wilayah Papua (Kedeputian Wilayah XII), pelamar Orang Asli Papua (OAP) mendapat prioritas dengan ketentuan khusus, termasuk batas usia hingga 31 tahun serta IPK minimal 2,76.
Dokumen tersebut harus dapat diakses melalui tautan publik yang tidak dikunci.
Adapun dokumen yang perlu disiapkan meliputi:
BPJS Kesehatan menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilakukan secara transparan dan tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.
Pelamar diminta untuk berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan proses seleksi, terutama yang meminta pembayaran untuk tiket, akomodasi, atau biaya administrasi lainnya.
Selain itu, seluruh data yang diisi dalam formulir pendaftaran harus sesuai dengan dokumen resmi yang diunggah.
Ketidaksesuaian data atau ketidakmampuan dalam proses verifikasi dapat menyebabkan lamaran tidak diproses lebih lanjut oleh panitia.
Informasi resmi terkait tahapan seleksi hanya akan disampaikan melalui email resmi BPJS Kesehatan dengan domain @bpjs-kesehatan.go.id dan @talentics.id.
Oleh karena itu, pelamar diimbau untuk secara rutin memeriksa kotak masuk, termasuk folder spam atau junk email, agar tidak tertinggal informasi penting.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi rekrutmen BPJS Kesehatan.
Calon pelamar dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
Berikut rincian wilayah penempatannya:
1. Kedeputian Wilayah I
2. Kedeputian Wilayah IV
3. Kedeputian Wilayah V
4. Kedeputian Wilayah VII
5. Kedeputian Wilayah VIII
6. Kedeputian Wilayah IX
7. Kedeputian Wilayah X
8. Kedeputian Wilayah XI
9. Kedeputian Wilayah XII
(*)