PKS di Basel Kompak Pertahankan Harga TBS Sawit, Tertinggi Rp3.100 per Kg
Asmadi Pandapotan Siregar June 22, 2026 12:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani mandiri di Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, terpantau stabil hingga awal pekan ini tanpa adanya perubahan harga di seluruh pabrik kelapa sawit (PKS).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Selatan, Risvandika mengatakan, laporan terbaru menunjukkan seluruh PKS mempertahankan harga pembelian TBS. Stabilitas ini terjadi baik pada pabrik dengan harga tertinggi maupun yang berada di posisi terbawah. Kondisi tersebut memberikan kepastian bagi petani dalam memasarkan hasil panen mereka.

“Secara umum, seluruh harga beli di pabrik kelapa sawit terpantau stabil tanpa ada kenaikan maupun penurunan dibandingkan dengan harga hari kemarin,” kata Risvandika kepada Bangkapos.com, Senin (22/6/2026).

Risvandika menjelaskan, posisi harga tertinggi untuk varietas Tenera ditempati secara bersamaan oleh PT Tama Buana Jaya (TBJ) Desa Jeriji dan PT Banka Agro Plantari (BAP) Desa Bedengung. Kedua perusahaan tersebut sama-sama mempertahankan harga pembelian sebesar Rp3.100 per kilogram. Harga tersebut menjadikan TBJ dan BAP sebagai acuan tertinggi dalam pembelian TBS petani mandiri di Bangka Selatan.

Di bawah dua perusahaan tersebut, PT Bhumi Palmindo Kencana (BPK) Desa Payung masih bertahan dengan harga Rp3.080 per kilogram. Sementara itu, PT Mentari Sawit Makmur (MSM) Desa Ranggas mempertahankan harga pembelian sebesar Rp3.070 per kilogram. Tidak adanya perubahan harga menunjukkan stabilitas pasar sawit masih berlangsung dalam beberapa hari terakhir.

“Untuk PT BPK dan PT MSM harga beli TBS kelapa sawit masih stabil,” sebutnya.

Adapun harga pembelian terendah untuk varietas Tenera tercatat di PT Bumi Sawit Sukses Pratama (BSSP) Simpang Rimba. Perusahaan tersebut membeli TBS varietas Tenera dengan harga Rp3.050 per kilogram dan varietas Dura sebesar Rp2.485 per kilogram. Meski berada di posisi terbawah, harga yang ditetapkan PT BSSP tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya.

“Harga beli terendah berada di PT BSSP Simpang Rimba yang membeli seharga Rp3.050 untuk varietas Tenera,” sebutnya.

Risvandika berharap stabilitas harga yang telah berlangsung dalam beberapa hari terakhir dapat terus terjaga. Menurut dia, kepastian harga sangat penting untuk mendukung keberlangsungan usaha perkebunan rakyat dan menjaga pendapatan petani. Selain itu, harga yang stabil juga memberikan ruang bagi petani untuk merencanakan kegiatan pemeliharaan kebun dengan lebih baik.

“Kita berharap kondisi harga yang stabil ini tetap bertahan dan memberikan manfaat bagi para petani sawit di Bangka Selatan,” ucap Risvandika. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.