BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepolisian Resor Bangka Selatan menggelar Turnamen E-Sport Kapolres Cup 2026 sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut menjadi upaya Polri membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus menyalurkan minat dan bakat mereka melalui kompetisi yang positif.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto mengatakan, turnamen ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah generasi muda. E-sport saat ini tidak lagi sekadar hobi, tetapi telah berkembang menjadi cabang olahraga digital yang menuntut kemampuan strategi, kerja sama tim, disiplin, dan sportivitas. Karena itu, Polri memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk menyalurkan minat dan bakat mereka secara positif.
“Kami ingin mengarahkan energi dan kreativitas anak-anak muda ke arah yang positif dan berprestasi, sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga keamanan, ketertiban serta etika bermedia sosial,” kata Agus Arif Wijayanto kepada Bangkapos.com, Senin (22/6/2026)
Menurutnya turnamen yang mempertandingkan gim Mobile Legends tersebut diikuti 13 tim yang masing-masing beranggotakan lima peserta. Persaingan berlangsung ketat hingga akhirnya tim SOEL keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih WM X AON, sedangkan JEBAK-JEBUK menempati peringkat ketiga.
Tiga tim terbaik dari Turnamen E-Sport Kapolres Basel Cup 2026 selanjutnya akan mewakili Bangka Selatan pada Turnamen E-Sport Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Cup 2026 di Kota Pangkalpinang awal Juli mendatang. Mereka akan berhadapan dengan para juara dari kabupaten dan kota lain se-Bangka Belitung untuk memperebutkan tiket ke tingkat nasional. Ajang tersebut menjadi tahapan penting menuju puncak kompetisi E-Sport Kapolri Cup 2026 di Jakarta.
“Pemenang Kapolda Cup nantinya akan mengikuti Turnamen E-Sport Kapolri Cup 2026 Mobile Legends Bang-Bang di Jakarta,” jelas Agus.
Agus membeberkan, bahwa perkembangan teknologi dan dunia digital perlu diimbangi dengan kegiatan yang memberikan dampak positif bagi generasi muda. Menurutnya, e-sport dapat menjadi sarana pembentukan karakter karena mengajarkan tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, serta pengambilan keputusan dalam situasi kompetitif. Melalui kegiatan seperti ini, Polri ingin mendorong anak muda memanfaatkan teknologi untuk meraih prestasi dan memperluas jaringan pergaulan yang sehat.
Selain pertandingan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat pesan-pesan kamtibmas kepada peserta dan pendukung yang hadir. Polres Bangka Selatan mengajak generasi muda untuk bijak menggunakan media sosial serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Dengan semakin banyak ruang ekspresi yang positif, diharapkan potensi anak muda dapat berkembang menjadi prestasi yang membanggakan daerah.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus mengajak mereka menjadi pelopor keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” sebutnya.
Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan ini juga diharapkan mampu mewadahi hobi generasi muda agar lebih terarah di era digital. Polres Bangka Selatan menilai pembinaan melalui kompetisi positif dapat menjadi langkah pencegahan terhadap berbagai aktivitas negatif yang berpotensi melibatkan remaja. Di sisi lain, turnamen ini diharapkan melahirkan atlet-atlet e-sport profesional yang mampu mengharumkan nama daerah.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa, sekaligus melahirkan atlet e-sport yang membanggakan Bangka Selatan,” ucapnya. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)