Api Melalap Rumah Mewah Dokter di Pontianak, Harta Benda Nyaris Tak Bersisa
Reny Fitriani June 22, 2026 12:19 PM

Tribunlampung.co.id, Pontianak – Kebakaran rumah mewah dokter senior di Jalan Mujahidin, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, menyisakan duka mendalam bagi pemiliknya yang merupakan seorang dokter senior.

Baca Juga: Lansia Tewas Terjebak Kebakaran di Rumah, Istri Sedang Keluar Beli Makan

Selain menghanguskan bangunan, peristiwa tersebut juga memusnahkan hampir seluruh harta benda yang berada di dalam rumah.

Sehari setelah kejadian, Minggu (21/6/2026), puing-puing bangunan masih terlihat berserakan di lokasi.

Dinding dan lantai rumah tampak menghitam akibat kobaran api, sementara aroma asap masih tercium di sekitar area kebakaran.

Keluarga korban yang datang ke lokasi berupaya menyelamatkan barang-barang yang mungkin masih tersisa.

Namun, sebagian besar harta benda tidak berhasil diselamatkan dan telah hangus terbakar.

Salah satu anggota keluarga korban, Teddy (51), mengaku langsung menuju lokasi setelah menerima kabar kebakaran.

Saat tiba, api disebut sudah membesar dan melahap sebagian besar bangunan.

"Saya langsung ngebut ke sini setelah mendapat telepon. Saat sampai, api sudah besar. Untungnya om saya sudah berhasil diselamatkan," ujarnya.

Teddy mengatakan kondisi di dalam rumah sangat memprihatinkan.

Hampir seluruh isi rumah telah musnah dilalap api dan hanya sedikit barang yang masih bisa diselamatkan.

"Begitu masuk, hampir semuanya sudah habis. Barang-barang banyak yang tidak terselamatkan, paling hanya sedikit pakaian," katanya.

Dalam upaya menyelamatkan barang berharga yang tersisa, Teddy sempat masuk ke dalam rumah dengan bantuan kantong plastik besar dari petugas pemadam kebakaran.

Namun, asap tebal membuatnya kesulitan bernapas hingga akhirnya pingsan.

"Saya sempat memasukkan barang-barang berharga yang masih ditemukan ke dalam plastik. Tapi asap terlalu tebal, saya tidak kuat dan akhirnya dibantu keluar," tuturnya.

Akibat menghirup terlalu banyak asap, Teddy harus mendapatkan penanganan medis dan bantuan oksigen di lokasi kejadian.

Selain kerugian materi yang cukup besar, pemilik rumah juga mengalami luka bakar ringan pada bagian kepala dan tangan saat kebakaran terjadi. Saat ini korban telah mendapatkan perawatan medis dan beristirahat di rumah kerabat.

Menurut Teddy, korban merupakan dokter senior yang pernah bertugas cukup lama di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedarso Pontianak.

"Om saya dokter senior, pernah lama bertugas di RS Soedarso. Sekarang beliau masih dalam pemeriksaan dan beristirahat," ungkapnya.

Meski mengalami luka, kondisi korban dilaporkan stabil dan masih dapat berkomunikasi dengan keluarganya. Untuk sementara waktu, korban akan tinggal di rumah kerabat hingga kondisi kesehatan pulih dan situasi pascakebakaran lebih kondusif.

Sumber: TribunPontianak.co.id

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.