BPBD Catat 200 Hektare Lahan Pertanian Terdampak Banjir di Parigi Moutong
Fadhila Amalia June 22, 2026 12:24 PM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga berdampak pada sektor pertanian.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong mencatat luas lahan pertanian yang terdampak mencapai sekitar 200 hektare.

Data tersebut merupakan akumulasi dari tiga desa yang berada di Kecamatan Parigi Selatan dan Kecamatan Balinggi.

Baca juga: Lomba Olah TKP Meriahkan Hari Bhayangkara di Polda Sulteng

Desa Lebagu menjadi wilayah dengan areal pertanian terdampak paling luas, yakni sekitar 80 hektare.

Kemudian Desa Masari dengan luas lahan terdampak sekitar 70 hektare dan Desa Dolago Padang sekitar 50 hektare.

Selain lahan pertanian, banjir juga merendam sekitar 52 hektare perkebunan milik warga.

Sebanyak dua hektare perkebunan berada di Desa Masari, sedangkan sekitar 50 hektare lainnya berada di Desa Lebagu.

Banjir terjadi pada Sabtu (20/6/2026) malam setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Parigi Moutong.

Luapan air tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga menyebabkan saluran irigasi di Desa Dolago Padang jebol.

Talang air untuk pengairan di Desa Masari turut mengalami kerusakan sehingga berpotensi mengganggu aktivitas pertanian masyarakat.

Secara keseluruhan, banjir melanda 11 desa tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong.

BPBD Parigi Moutong melaporkan kondisi banjir saat ini telah surut.

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Selasa 23 Juni 2026 bagi Libra,Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Petugas gabungan masih melakukan pendataan dan penanganan pascabencana di sejumlah wilayah terdampak.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.