ISSI Kabupaten Kediri Gelar Kejurkab XC MTB BMX Race 2026, Seleksi Atlet Menuju Porprov Dimulai
Rendy Nicko June 22, 2026 01:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) XC MTB BMX Race 2026 digelar di Sirkuit Kampung Tebu Djengkol, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Minggu (21/6/2026).

Kejuaraan ini menjadi ajang penting untuk menjaring atlet-atlet muda potensial yang diproyeksikan memperkuat Kabupaten Kediri pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Selain sebagai sarana seleksi atlet, kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan jangka panjang Kabupaten Kediri yang akan menjadi tuan rumah Porprov Jawa Timur 2029.

Puluhan pembalap dari berbagai kelompok usia ambil bagian dalam kompetisi yang digelar oleh Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Kediri tersebut. Tahun ini jumlah peserta mencapai 65 atlet, meningkat dibanding pelaksanaan tahun sebelumnya.

Baca juga: Terbaru! Update Klasemen Moto3 2026 Usai GP Ceko: Veda Ega Naik ke Peringkat 6

Para peserta berasal dari berbagai kategori usia, mulai kelompok umur 9-10 tahun hingga 15-16 tahun. Kejurkab juga mempertandingkan kelas open yang diikuti atlet tingkat nasional.

Tak hanya itu, panitia turut membuka kategori usia 19-39 tahun dan kelas veteran usia 40 tahun ke atas sehingga memberikan ruang kompetisi bagi atlet dari berbagai generasi.

Ketua ISSI Kabupaten Kediri, Anang Jupri mengatakan Kejurkab XC MTB BMX Race 2026 merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan untuk menemukan bibit-bibit atlet balap sepeda sejak usia dini.

"Kejurkab tahun ini merupakan program dari cabor ISSI untuk melaksanakan seleksi atlet persiapan Porprov 2027 dan persiapan Porprov 2029 sebagai tuan rumah," ucap Anang.

Menurutnya, kejuaraan ini menjadi sarana untuk memantau kemampuan atlet sekaligus mengukur perkembangan hasil latihan yang telah dilakukan selama ini.

Dalam perlombaan tersebut, para atlet ditantang menaklukkan lintasan sepanjang sekitar 1,3 kilometer per putaran. Jumlah putaran yang harus ditempuh berbeda sesuai kategori usia yang diikuti.

Untuk kelompok usia 9-12 tahun, peserta menempuh satu putaran. Kategori usia 13-14 tahun menjalani tiga putaran, sementara kelompok usia 15-16 tahun harus menyelesaikan lima putaran.

Adapun kelas open yang diisi atlet tingkat nasional menjadi kategori paling menantang dengan total 10 putaran yang harus dituntaskan peserta.

Anang menjelaskan, pembinaan atlet balap sepeda di Kabupaten Kediri tidak hanya dilakukan melalui kejuaraan. ISSI juga secara rutin menggelar latihan bersama guna meningkatkan kemampuan teknik maupun fisik atlet.

Saat ini latihan rutin dilaksanakan setiap pekan untuk atlet yang berada di wilayah sekitar Kandat. Ke depan, latihan bersama juga akan dikembangkan ke sejumlah wilayah lain seperti Kandangan dan daerah lain di Kabupaten Kediri dengan jadwal dua minggu sekali.

ISSI Kabupaten Kediri juga memberikan perhatian terhadap atlet-atlet berbakat yang berasal dari keluarga kurang mampu. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan yakni bantuan inventaris olahraga, termasuk pengadaan sepeda bagi atlet yang membutuhkan.

"Setiap tahun itu kita ada untuk inventaris atau bantuan untuk orangtua yang tidak mampu seperti membelikan sepeda, nanti kita akan bantu," tambah Anang.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata, menilai Kejurkab XC MTB BMX Race 2026 menjadi langkah strategis untuk memperkuat regenerasi atlet balap sepeda di daerah.

"Dengan adanya Kejurkab XC MTB BMX Race 2026 ini sangat membawa dampak positif, khususnya untuk mencari bibit-bibit atlet balap sepeda Kabupaten Kediri sejak usia dini. Dari sekarang sudah mulai kita siapkan, baik dari sisi pembinaan maupun peningkatan kualitas latihan," jelasnya.

Hakim berharap kejuaraan tersebut mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang siap bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional pada masa mendatang.

"Harapan kami, melalui event seperti ini akan muncul atlet-atlet muda yang punya mental bertanding, disiplin, dan daya saing tinggi. Mereka nantinya diproyeksikan memperkuat kontingen Kabupaten Kediri di Porprov 2027 serta menjadi kekuatan utama saat Kediri menjadi tuan rumah Porprov 2029," pungkasnya.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.