Paman Sam, simbol populer untuk Amerika Serikat, biasanya dikaitkan dengan sosok kartun berambut putih panjang dengan jenggot putih dan mengenakan mantel ekor burung layang-layang, rompi, topi tinggi, dan celana panjang bergaris warna khas Amerika.
Penampilannya terinspirasi dari dua tokoh simbolis sebelumnya dalam cerita rakyat Amerika yaitu Brother Jonathan dan Yankee Doodle, julukan yang terinspirasi Inggris untuk koloninya Amerika selama Revolusi Amerika (1765 sampai 1783).
Brother Jonathan adalah karakter kartun politik yang menjadi maskot masa Perang Revolusi Amerika, melambangkan bangsa muda Amerika yang nakal, membangkang dari Raja George III. Tokoh kartun ini terinspirasi oleh Jonathan Trumbull, gubernur Connecticut dan penasihat George Washington.
Asal usul istilah Paman Sam, meskipun diperdebatkan, biasanya dikaitkan dengan seorang pengusaha dari Troy, New York, Samuel Wilson, yang dikenal sebagai "Paman Sam" Wilson.
Tong kayu berisi daging sapi yang disuplainya kepada tentara selama Perang 1812 dicap "U.S. (United States)" untuk menunjukkan milik pemerintah AS. Identifikasi itu dikatakan telah menyebabkan penggunaan luas julukan Paman Sam untuk AS, dan sebuah resolusi yang disahkan oleh Kongres pada tahun 1861 mengakui Wilson sebagai nama simbol nasional.
Paman Sam dan pendahulunya Saudara Jonathan digunakan secara bergantian untuk mewakili AS oleh kartunis Amerika dari awal 1830-an hingga 1861.
Kartunis seperti Sir John Tenniel dan John Leech dari majalah humor Inggris Punch membantu mengembangkan sosok modern dengan menggambar Brother Jonathan dan Paman Sam sebagai pria kurus dan berkumis yang mengenakan topi dan celana bergaris warna khas Amerika.
Mungkin kartunis politik AS pertama yang mengkristalkan sosok Paman Sam adalah Thomas Nast, dimulai pada awal 1870-an. Pada tahun 1900, melalui upaya Nast, Joseph Keppler, dan lainnya, Paman Sam semakin kuat sebagai simbol bagi AS.
Salah satu yang populer di abad ke-20 ditampilkan dalam poster perekrutan tentara dalam Perang Dunia I karya James Montgomery Flagg, yang juga digunakan dalam Perang Dunia II, yang judulnya berbunyi, "I Want You."
---





