BANGKAPOS.COM -- Ruben Onsu tak segan untuk mengambil langkah hukum memenjarakan mantan istrinya, Sarwendah, jika ditemukan adanya pelanggaran terhadap anak.
Konflik mantan suami istri ini belakangan memanas usai Ruben Onsu menghentikan untuk memberi nafkah anak kepada Sarwendah.
Keputusan yang dilakukan oleh Ruben Onsu tersebut bukan tanpa alasan, ia merasa dipersulit untuk bertemu dengan buah hatinya.
Kondisi ini yang kemudian membuat Ruben Onsu menemui Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk meminta bantuan.
Pagi ini, Senin (22/6/2026), Ruben terlihat datang didampingi kuasa hukumnya, Minola Sebayang.
Kedatangan Ruben ke KPAI ini sebelumnya memang sudah diinformasikan oleh Minola.
Baca juga: Kepala Bea Cukai Pangkalpinang Dijemput Paksa Kejagung, Kisruh Penahanan Kontainer Mineral Ilmenite
Minola menjelaskan maksud kedatangan Ruben Onsu untuk meminta dukungan dalam rangka mengajukan gugatan hak asuh anak.
"Untuk membuat polemik ini tidak menjadi perdebatan di ruang publik terus-menerus, maka kami mengatakan akan segera melakukan upaya hukum yaitu melakukan gugatan hak," jelasnya, dikutip dari YouTube Intens Investigasi.
"Ya termasuk rencana ke KPAI karena KPAI kan juga sudah bersuara. Artinya ketika KPAI sudah bersuara mereka memberikan dukungan secara etika, sepantasnyalah kami juga datang merapat ke KPAI karena sudah memberikan dukungan dan support," tandasnya.
Pihaknya juga akan melakukan konsultasi terkait langkah hukum selanjutnya.
Dia tak menutup kemungkinan akan menempuh langkah hukum serius jika Sarwendah terbukti melakukan pelanggaran.
"Apresiasi dan melakukan konsultasi serta mungkin saja membuat laporan kalau memang misalnya dalam pembicaraan ada hal-hal yang memang dapat dikategorikan sebagai suatu pelanggaran."
"Artinya kan memang fungsi KPAI adalah menampung ya, mediasi dan merekomendasikan kepada pihak kepolisian jika ada pidananya dari pihak-pihak terkait, ketika melihat ada suatu pelanggaran hak asasi terhadap anak-anak," tukas Minola.
Sebelumnya, pihak Ruben Onsu mengungkap rencananya untuk mengajukan gugatan hak asuh anak.
Langkah ini diambil Ruben Onsu buntut dipersulit bertemu kedua putrinya.
Tak hanya itu, Ruben Onsu juga menilai anak-anaknya dalam kondisi tak aman yang kini diasuh oleh Sarwendah.
Ruben menduga anak-anaknya tersebut telah terkena pengaruh buruk dari lingkungan sang mantan istri.
Kini persiapan Ruben untuk mengajukan hak asuh anak sudah mulai dekat.
Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menyebut persiapan dari pihaknya sudah sampai di tahap final.
"Sekarang persiapannya sudah sampai di tahap yang final," kata Minola, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Jumat (19/6/2026).
Disinggung soal isi gugatan, Minola enggan membeberkannya ke media.
Ia menegaskan tak mungkin pihaknya memaparkan bukti-bukti dan strategi terkait gugatan yang diajukan.
Baca juga: Sosok Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung, Seorang Debt Collector
"Kita nggak mungkin mengungkap apa yang menjadi strategi kita di media ya. Karena kan kita kan gak boleh dong paparkan semua yang menjadi strategi kita, paparkan semua apa yang menjadi bukti kita, dalil kita" ucap Minola.
Meski demikian, pihak Ruben nantinya akan membuka ke publik jika gugatan sudah diajukan.
Dikatakan Minola, dasar-dasar gugatan dari pihaknya nantinya akan disampaika ke media.
"Kita nggak boleh buka sampai akhirnya gugatan itu kita daftarkan baru mungkin kita boleh sampaikan apa saja yang menjadi dasar-dasar dalam gugatan ini," katanya.
Menanggapi situasi tersebut, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan kesiapannya untuk membantu menjembatani mediasi antara kedua belah pihak.
Namun sebelum itu, wakil ketua KPAI, Jasra Putra meminta keluarga besar dari kedua belah pihak untuk turut membantu menyelesaikan masalah yang ada.
"Kami meminta kalau ada pihak keluarga besar ya untuk bisa menjembatani ya untuk bagaimana menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan," ujar Jasra Putra, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (17/6/2026).
Pihak KPAI pun siap untuk membantu dilakukannya mediasi jika masalah tersebut masih belum bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
Manurut Jasra, bahwa peran KPAI untuk mendamaikan kedua belah pihak merupakan kewajiban dari pihaknya jika ada laporan yang masuk.
Hal ini dilakukan untuk kebaikan anak-anak dari Ruben dan Sarwendah.
"Namun kalaupun itu tidak bisa, kami KPAI tentu siap untuk mediasi. Artinya KPAI siap untuk menjadi jembatan bagi kedua belah pihak untuk mediasi."
"Bukan siap lagi ya, berkewajiban kalau memang itu dilaporkan ke kami," terang Jasra.
Masalah ini bermula dari Ruben yang melayangkan protesnya lantaran dipersulit bertemu anak.
Buntutnya Ruben berhenti memberikan nafkah bulanan Rp225 juta sebagai bentuk protesnya.
Namun masalah semakin melebar usai Sarwendah menilai Ruben lepas dari tanggung jawabnya dan mengungkit masalah nafkah.
Ruben Onsu kesal usai merasa dimata-matai Giorgio Antonio saat bertemu anak. Sang presenter meminta pacar Sarwendah agar berhenti mengawasinya.
Polemik Ruben Onsu dengan mantan istrinya, Sarwendah masih terus menjadi perbincangan. Seperti yang telah diketahui, saat ini Ruben hanya fokus mengutarakan keinginannya untuk bertemu anak.
Namun kehadiran pihak-pihak tertentu disebut cukup mengganggunya. Seperti curhatan yang baru saja ia bagikan melalui unggahan Instagram @ruben_onsu.
Mantan suami Sarwendah itu membagikan video saat dirinya masih bisa bertemu dan menemani kedua putrinya. Ia pun menyoroti aksi Giorgio Antonio yang terlihat seperti sedang mengawasi dirinya.
Ruben lantas menyebut kekasih Sarwendah itu sudah terlalu jauh ikut campur. Ia juga telah merusak momen Ruben bersama anak-anak kandungnya.
"Ini yang sudah terlalu jauh bermain “rumah-rumahan”, sampai lupa bahwa saya adalah orang tua kandungnya, sementara Anda belum menjadi orang tuanya," tulisnya.
"Anda sudah merusak momen saya bersama anak saya dan terlalu jauh ikut campur dalam urusan yang bukan menjadi bagian Anda," tambah Ruben.
Ia juga menjelaskan momen saat video tersebut diambil. Saat itu ia masih memberikan nafkah untuk anak-anaknya. Pun Ruben tidak mempermasalahkan hubungan antara Giorgio dan Sarwendah.
"Dalam acara ini saya masih memberikan nafkah dan saya adalah ayah kandungnya. Kalau soal hubungan kalian, silakan, itu bukan urusan saya.
Namun yang menjadi urusan saya sebagai ayah adalah ketika Anda mulai mengambil bagian dalam peran yang bukan hak Anda. Tidak perlu menjaga atau mengawasi seolah-olah saya ini penjahat atau penculik."
Lebih lanjut, Ruben juga memperingatkan kepada Giorgio agar tidak menjadi yang paling hebat. Ia menegaskan bahwa tidak perlu membahas masalah perceraian karena fokusnya saat ini hanya ingin bertemu anak-anaknya.
"Jangan merasa paling hebat. Saya peringatkan, ya. Sama seperti yang kalian lakukan dengan membuat obrolan di siaran langsung yang mengarah kepada saya, lalu berulang kali membahas alasan perceraian kami. Hei, kami sudah bercerai dan itu sudah selesai. Silakan lanjutkan hidup masing-masing.
Di sini yang dibahas adalah tentang anak. Jangan membawa pembahasan kenapa alasan bercerai ? gak nyambung , semua sudah selesai, silahkan dilanjutkan dgn caramu krn itu bukan urusanku," tambah Ruben.
Meskipun pada awalnya diam, Ruben kini mulai menunjukkan kekesalannya pada Giorgio Antonio. Terutama saat pacar Sarwendah itu seperti sedang mengawasinya saat bertemu anak-anaknya. Ruben pun menjadi tidak nyaman saat merasa dimata-matai Giorgio Antonio.
Ruben juga mengingatkan Giorgio agar tidak bangga dengan apa yang ia miliki sekarang. Selain itu, sahabat Ivan Gunawan itu juga memberi pesan pada seterunya agar menjaga lisan dan berhenti mengungkit masa lalu.
"Jangan bangga karena merasa memiliki atau mengetahui rahasia orang lain. Belum tentu apa yang kalian anggap aib adalah aib di mata Tuhan. Jangan sampai suatu hari justru aib kalian sendiri yang dibukakan oleh Tuhan, lalu kembali menuduh orang lain sebagai buzzer.
Dalam keyakinan apa pun, saya yakin ada ajaran untuk menjaga lisan dan menghormati sesama. Karena itu, baca baik-baik tulisan saya ini.
Alhamdulillah, saya bersyukur bisa melewati masa lalu saya. Saya sudah menjalaninya dan belajar darinya. Masa lalu seseorang bukanlah tanggung jawab kita untuk terus diungkit, tetapi menjadi pelajaran agar kita bisa melanjutkan hidup menuju masa depan yang lebih baik. Alhamdulillah, Allah telah mengubah hidup saya menjadi lebih baik," tegas Ruben.
Kini hubungan antara Ruben Onsu dengan Sarwendah belum kunjung menemukan titik terang. Namun fokus utama yang sang presenter inginkan saat ini adalah bertemu dengan kedua putrinya.
(Bangkapos.com/TribunSeleb/Grid.id)