Rumor Blackout 3 Hari di Jawa-Bali, PLN Tegaskan Hoax, Yogyakarta Masih Kena Pemadaman Bergilir
ninda iswara June 22, 2026 02:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Beredar rumor pemadaman total akan terjadi selama tiga hari di wilayah Jawa-Bali.

Informasi yang mencatut nama PLM ini beredar luas di media sosial.

Pengumuman yang beredar tertulis pemadaman total terjadi pada Senin (22/6/2026) hingga Rabu.

Pemadaman dimulai pukul 00.00-23.59 selama 3 hari nonstop.

Pemadaman total atau blackout meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, hingga Bali.

Namun ada pengecualian yakni wilayah DKI Jakarta tidak kena blackout.

Baca juga: Kritik Said Didu ke Bos PLN, Duga Pelayan Oligarki, Sudah Prediksi Pemadaman Listrik 2 Tahun Lalu

Tercantum pula imbauan dan persiapan untuk pelanggan atas informasi pemadaman total yang beredar ini.

Informasi pemadaman total cukup meresahkan, PILN akhirnya buka suara.

Mereka menegaskan bahwa tidak ada pemadaman listrik total selaama 3 hari di wilayah Jawa-Bali.

PLN berupaya memberikan pelayanan listrik terbaik untuk masyarakat.

PLN juga mengimbau warga agar mencari informasi resmi langsung dari media sosial mereka.

"Electrizen, hati-hati dengan informasi hoax yang beredar terkait pemadaman listrik total selama 3 hari di wilayah Jawa-Bali. PLN terus berupaya memberikan pelayanan kelistrikan terbaik bagi masyarakat.

Untuk mendapatkan informasi yang benar dan terpercaya, pastikan selalu mengacu pada kanal resmi media sosial dan website resmi PLN.

Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Center PLN 123 atau gunakan fitur Live Chat dan Pengaduan di aplikasi PLN Mobile," tulis PLN di Instagram.

Informasi ini juga dibagikan oleh PLN Yogyakarta di akun Instagram @plnjogja.

Sejumlah warganet yang membaca unggahan ini pun memberikan komentar mereka.

Tak sedikit yang mengeluhkan pemadaman bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah di Yogyakarta.

Bahkan ada netizen yang mengeluh pemadaman terjadi sejak pukul 07.00 pagi namun listrik belum nyala hingga siang hari.

Baca juga: Jadwal Pemadaman Listrik di Solo Baru Sukoharjo Hari Ini, Mati Lampu 4 Sesi dari Pagi sampai Malam

PEMADAMAN LISTRIK - PLN tegaskan rumor blackout 3 hari se-Jawa dan Bali hanya hoax, sejumlah wilayah di Yogyakarta masih kena pemadaman bergilir. (Instagram/@pln_id)

Sistem Listrik di Jawa Membaik, Pembangkit Dipulihkan, Bahlil Pastikan Stok Batu Bara ke PLN Aman

Direktur Utama Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa terus menunjukkan perbaikan pascapemadaman yang sempat terjadi pada Minggu (21/6/2026).

Menurut Darmawan, proses pemulihan berjalan secara bertahap seiring dengan upaya penguatan sistem pembangkit yang dilakukan oleh PLN.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah langkah penanganan telah berjalan sesuai rencana, termasuk keberhasilan memulihkan salah satu pembangkit yang sebelumnya mengalami gangguan.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik PLN tetap dalam kondisi aman.

Bahlil menegaskan bahwa gangguan listrik yang terjadi tidak disebabkan oleh kekurangan bahan bakar batu bara.

Menurutnya, persoalan tersebut lebih berkaitan dengan aspek teknis operasional dan distribusi dalam sistem kelistrikan.

Baca juga: Bahlil Lahadalia Bantah Batu Bara Langka, PLN Ungkap Penyebab Mati Listrik Bergilir: Kendala Teknis

Pemerintah, kata dia, telah mengantisipasi kebutuhan bahan bakar pembangkit melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba).

Langkah itu dilakukan dengan memberikan penugasan kepada perusahaan-perusahaan tambang nasional untuk memasok batu bara dalam jumlah yang melebihi kebutuhan nasional.

Saat ini, kebutuhan batu bara PLN secara nasional mencapai sekitar 154 juta ton per tahun.

Untuk menjamin ketersediaannya, pemerintah telah menetapkan kewajiban pasokan batu bara dari perusahaan nasional sebesar 180 hingga 190 juta ton.

"Teknisnya, untuk sampai di power plant-nya itu bukan tugas Dirjen Minerba. Itu sudah merupakan teknis daripada manajemen logistik PLN," ujarnya.

Bahlil menambahkan, persoalan pemadaman bergilir yang sempat dikeluhkan masyarakat lebih berkaitan dengan pengelolaan operasional dan distribusi listrik.

Aspek tersebut, lanjutnya, berada dalam ruang lingkup penanganan dan tanggung jawab PLN sebagai operator sistem kelistrikan.

Karena itu, pemerintah terus melakukan koordinasi untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Bahlil juga mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Darmawan Prasodjo guna memastikan langkah penanganan gangguan dilakukan secepat mungkin demi memulihkan layanan listrik kepada masyarakat.

"Saya sudah berbicara sama Pak Dirut. Saya katakan segera melakukan langkah-langkah yang terukur agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, termasuk di dalamnya adalah pemadaman yang dikeluhkan oleh rakyat," ucapnya.

Baca juga: PLN Ungkap Penyebab Terjadinya Pemadaman Listrik Bergilir, Pemulihan Dilakukan Secara Bertahap

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Instagram @bahlillahadalia)

"Yang mengoperasikan listrik itu bukan Dirjen Listrik, bukan ya. Bukan kita. Kita regulasinya sementara yang melaksanakan kegiatan adalah PLN."

Ia menambahkan pemerintah telah mengambil langkah yang diperlukan dari sisi regulasi dan jaminan pasokan energi.

Sementara dari sisi pelaksanaan teknis di lapangan, kata Bahlil, menjadi fokus utama PLN.

Menurutnya, hal itu karena adanya kendala teknis pada dua pembangkit listrik besar di pulau tersebut yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra PLN.

"Ada kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami, yaitu ada dua pembangkit independent power producer yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa," ujarnya dipantau dari YouTube KompasTV. 

Karena itu, ia pun menyampaikan permintaan maaf atas adanya gangguan teknis yang mengakibatkan pemadaman bergilir di Pulau Jawa.

(TribunTrends/Ninda/KompasTV)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.