Bus Travel Rombongan Wisata Religi Tabrak Truk di Tol Indrapura-Limapuluh, 7 Orang Tewas
Muliadi Gani June 22, 2026 03:54 PM

 

PROHABA.CO, TANJUNGBALAI – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Indrapura-Limapuluh, Sumatera Utara, Minggu (21/6/2026) dini hari.

Sebuah bus travel yang mengangkut rombongan warga Kelurahan Sei Merbau, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, menghantam bagian belakang truk barang hingga menyebabkan tujuh orang meninggal dunia.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Kilometer 118 Jalur B dari arah Kisaran menuju Medan sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat kejadian, bus travel yang membawa sekitar 20 penumpang itu sedang dalam perjalanan menuju Basilam, Kabupaten Langkat, untuk mengikuti kegiatan wisata religi.

Akibat benturan keras dengan truk yang berada di depannya, empat penumpang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara tiga korban lainnya, termasuk sopir bus travel, meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bidadari Indrapura.

Baca juga: Mahasiswi Meninggal Kecelakaan Tunggal di Aceh Barat Usai Motor Tabrak Median Jalan

Camat Teluk Nibung, Darwan, mengatakan seluruh korban meninggal merupakan warga Kelurahan Sei Merbau yang tergabung dalam rombongan perjalanan religi.

“Mereka berangkat dari Tanjungbalai menuju Basilam, Langkat.

Di tengah perjalanan, bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan setelah menabrak bagian belakang truk,” kata Darwan, Senin (22/6/2026).

Menurut Darwan, sebagian besar penumpang merupakan warga lanjut usia (lansia) yang berangkat bersama keluarga dan kerabat untuk mengikuti kegiatan keagamaan. 

Selain lansia, terdapat pula sejumlah anak-anak yang ikut dalam rombongan tersebut.

“Korban yang meninggal rata-rata berusia di atas 50 tahun.

Mereka berangkat untuk kegiatan wisata religi,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun dari keluarga korban menyebutkan, rombongan berangkat dari Tanjungbalai sekitar pukul 01.30 WIB.

Baca juga: Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Meninggal Setelah Sepekan Dirawat di RSUDZA, Dipulangkan ke Medan

Mereka berencana tiba di Basilam sebelum waktu Subuh untuk mengikuti rangkaian kegiatan ibadah.

Salah seorang anggota keluarga korban mengatakan rombongan sengaja berangkat dini hari agar dapat melaksanakan shalat Subuh di lokasi tujuan.

“Berangkat sekitar pukul 01.30 WIB. Katanya ingin mengejar shalat Subuh di sana, tetapi di perjalanan justru mengalami musibah,” ujarnya dengan nada sedih.

Selain korban meninggal dunia, sejumlah penumpang lainnya juga mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.

Beberapa korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bidadari Indrapura karena mengalami cedera cukup serius.

Darwan menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa warganya.

Ia berharap keluarga korban diberikan ketabahan dan para korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Kami atas nama pemerintah kecamatan turut berduka cita yang mendalam.

Semoga amal ibadah para korban diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran menghadapi cobaan ini,” katanya.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalur KKA–Bener Meriah, Pemuda Aceh Utara Tewas Tabrakan dengan Truk

Baca juga: Tabrakan Beruntun di Ulee Lheue Banda Aceh, Tiga Kendaraan Terlibat Akibat Pengemudi Mengantuk

Baca juga: Bus Zentrum Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang, Sopir Tewas dan 24 Penumpang Luka

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.