BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung melakukan penyegaran struktur birokrasi dengan melantik enam pejabat baru.
Langkah ini untuk memperkuat pelayanan publik dan pengawasan internal pemerintahan. Pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian posisi, tetapi bagian dari upaya mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi mengatakan, enam pejabat yang dilantik terdiri dari satu pejabat administrator dan lima pejabat pengawas.
Pelantikan sebagai bentuk penguatan organisasi pemerintahan agar mampu bekerja lebih optimal dalam melayani masyarakat.
Kebijakan ini sekaligus menjadi langkah pemerintah daerah dalam mengisi kebutuhan organisasi sekaligus memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif.
“Pelantikan ini bukanlah sekadar seremonial, melainkan sebuah tanggung jawab besar yang harus diemban dengan penuh dedikasi, integritas, dan profesionalisme,” kata dia kepada Bangkapos.com, Senin (22/6/2026).
Debby bilang, jabatan yang diberikan bukan hanya sebuah posisi struktural, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi, integritas, dan profesionalisme.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan pimpinan harus dijawab dengan kinerja nyata untuk mendukung kemajuan Bangka Selatan.
Pejabat yang menerima amanah baru harus mampu menunjukkan dedikasi, integritas, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas. Jabatan yang diberikan merupakan bentuk kepercayaan pimpinan sekaligus harapan masyarakat terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
Penguatan organisasi dilakukan dengan menempatkan peran masing-masing pejabat agar saling mendukung dalam mencapai target daerah.
Jabatan Inspektur Pembantu (Irban) memiliki peran penting dalam mengawal akuntabilitas dan menciptakan pemerintahan yang bersih. Sementara pejabat eselon IV diharapkan mampu memastikan pelayanan di tingkat unit berjalan tanpa hambatan.
Kombinasi tersebut menjadi bagian dari strategi membangun birokrasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Penyegaran organisasi melalui pelantikan Irban dan pejabat eselon IV ini adalah bagian dari strategi kita untuk mempercepat pencapaian target daerah,” sebut Wabup.
Pengisian jabatan Irban yang sebelumnya kosong ditargetkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan internal serta mencegah potensi penyimpangan sejak dini.
Selain itu, pejabat pengawas yang mendapatkan promosi dan mutasi diharapkan membawa semangat baru dalam menjalankan tugas pelayanan pemerintahan.
Penyegaran tersebut juga menjadi ruang bagi aparatur potensial untuk mengembangkan kemampuan dan menghadapi tantangan baru dalam struktur organisasi.
Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjaga marwah instansi dan menghindari segala bentuk praktik yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat.
Ia meminta seluruh aparatur bekerja dengan mengedepankan kejujuran serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan.
Menurutnya, keberhasilan pemerintah daerah dalam menjalankan visi dan misi kepala daerah juga bergantung pada kinerja seluruh jajaran birokrasi.
“Kami mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik untuk menjauhi segala bentuk praktik transaksional dan menjaga marwah instansi masing-masing dalam memberikan pelayanan,” tegasnya.
Debby menekankan jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada pimpinan tetapi juga kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Ia berharap para pejabat mampu bekerja dengan hati serta menjadikan tugas sebagai bentuk pengabdian bagi kemajuan Bangka Selatan.
Kepercayaan yang diberikan, kata dia, telah melalui proses penilaian dan pertimbangan terhadap kepantasan masing-masing pejabat.
“Saya yakin, amanah ini dibebankan kepada saudara melalui penilaian dan pertimbangan terhadap kepantasan saudara,” ungkap Debby. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)