Strategi LLDIKTI VII dan Pemprov Jatim Tingkatkan Akreditasi Unggul Melalui Kakak Tangguh
Cak Sur June 22, 2026 03:05 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur (Jatim), resmi mendorong seluruh perguruan tinggi di wilayahnya untuk menjadi agen perubahan nyata bagi masyarakat melalui program unggulan bernama Kakak Tangguh.

Strategi ini diusung sebagai langkah konkret mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas tinggi demi menyambut visi Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut sekaligus menjadi upaya masif untuk menaikkan mutu dan kualitas perguruan tinggi Jawa Timur di kancah nasional.

Inisiatif besar tersebut dipaparkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof Dr Dyah Sawitri, S.E., M.M., dalam Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Perguruan Tinggi dan Anugerah Kampus Unggul Tahun 2026 di Hotel Morazen Surabaya, Senin (22/6/2026).

Kakak Tangguh Jadi Motor Penggerak Pembangunan Daerah

Menurut Prof Dyah Sawitri, Rakerpim tahun ini mengangkat tema "Peranan Strategis Indikator Kinerja Utama untuk Kampus Berdampak".

Tema tersebut diimplementasikan secara nyata melalui program Kakak Tangguh, yang telah dipresentasikan hingga ke tingkat pemerintah pusat.

"Kami berharap Rakerpim ini betul-betul nyata melalui program-program unggulan yang diberikan oleh LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur. Salah satu yang menjadi kekuatan kami dan sudah kami presentasikan ke pusat adalah Kakak Tangguh," jelas Prof Dyah.

Program Kakak Tangguh merupakan konsep penguatan peran perguruan tinggi melalui pemetaan wilayah dan kebutuhan riil masyarakat. Dengan demikian, kampus tidak lagi sekadar menjadi pusat teori akademik, melainkan aktor utama dalam pembangunan daerah.

Untuk memaksimalkan dampak program ini, LLDIKTI Wilayah VII membagi wilayah Jawa Timur ke dalam empat kawasan pengembangan strategis:

  • Kawasan Pantura
  • Kawasan Arek
  • Kawasan Mataraman
  • Kawasan Pesisir

"Karakteristik masing-masing wilayah, menjadi kekuatan tersendiri bagi kami untuk mengimplementasikan program Kakak Tangguh agar lebih tepat sasaran," tambah Prof. Dyah.

Target Dua Kali Lipat Akreditasi Unggul di Jawa Timur

Langkah progresif LLDIKTI VII mendapat apresiasi penuh dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Plt. Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek, Prof Dr Eng Sandro Mihradi, menyatakan dukungannya terhadap akselerasi mutu kampus di Jawa Timur.

Sandro mengungkapkan, bahwa Jawa Timur menargetkan lonjakan signifikan berupa peningkatan jumlah program studi dan perguruan tinggi berakreditasi unggul hingga dua kali lipat pada tahun mendatang.

"Kami sudah mendengar target Jawa Timur untuk meningkatkan capaian akreditasi unggul hingga dua kali lipat. Ini menjadi salah satu komitmen yang kami dukung," ujar Sandro.

Sandro juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara perluasan akses pendidikan dan peningkatan mutu. Hal ini krusial, agar program bantuan sosial seperti KIP Kuliah benar-benar melahirkan sarjana berkompeten.

"Sehingga kami bisa yakin ketika KIP Kuliah disalurkan kepada mahasiswa, mereka dapat kuliah di kampus yang bermutu dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa," tegasnya.

Dukungan Pemprov Jatim Melalui Beasiswa 2026

RAKERPIM - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat membuka Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Perguruan Tinggi dan Anugerah Kampus Unggul Tahun 2026 yang digelar di Hotel Morazen Surabaya, Senin (22/6/2026). LLDIKTI VII Jatim resmi mendorong seluruh perguruan tinggi di wilayahnya untuk menjadi agen perubahan nyata bagi masyarakat melalui program unggulan bernama Kakak Tangguh.
RAKERPIM - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat membuka Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Perguruan Tinggi dan Anugerah Kampus Unggul Tahun 2026 yang digelar di Hotel Morazen Surabaya, Senin (22/6/2026). LLDIKTI VII Jatim resmi mendorong seluruh perguruan tinggi di wilayahnya untuk menjadi agen perubahan nyata bagi masyarakat melalui program unggulan bernama Kakak Tangguh. (Surya.co.id/Sulvi Sofiana)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyambut positif kolaborasi strategis ini.

Ia menekankan bahwa kualitas pendidikan tinggi yang tinggi merupakan jalan paling efektif dalam mengentaskan kemiskinan secara struktural.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menyiapkan sekitar 62 ribu kuota beasiswa pada tahun 2026 untuk pelajar dan mahasiswa di berbagai jenjang pendidikan.

"Sering kali kami menerima testimoni dari keluarga penerima bantuan yang berhasil meningkatkan taraf hidupnya, setelah anak mereka memperoleh pendidikan tinggi. Karena itu, pendidikan menjadi bagian penting memutus mata rantai kemiskinan," ungkap Khofifah.

Sinergi antara pemerintah daerah, LLDIKTI Wilayah VII, dan perguruan tinggi diharapkan mampu memperkokoh fondasi pendidikan guna menyongsong generasi emas Indonesia yang mandiri dan berdaya saing global.

Kesimpulannya: kolaborasi program Kakak Tangguh LLDIKTI VII dan dukungan beasiswa Pemprov Jatim menjadi pilar penting dalam mencetak SDM unggul, sekaligus mengakselerasi pemerataan mutu perguruan tinggi Jawa Timur.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.