Pembauran Kebangsaan, Pilar Persatuan di Bumi Serambi Mekkah
IKL June 22, 2026 04:12 PM

PROHABA.CO - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banda Aceh secara aktif terus mendorong penguatan pembauran kebangsaan guna merajut persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. 

Langkah ini diwujudkan melalui pembinaan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) serta penyelenggaraan dialog dan sosialisasi lintas suku, agama, dan budaya di wilayah tersebut.

Berbagai langkah dan komitmen terus digalakkan oleh Kesbangpol Kota Banda Aceh dalam rangka menjaga keharmonisan multikultural di ibu kota Provinsi Aceh tersebut, di antaranya menginisiasi dan memfasilitasi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kesbangpol. 

Forum tersebut menjadi wadah komunikasi, dialog, dan kerja sama antara berbagai kelompok latar belakang masyarakat di Aceh.

Lalu, mewujudkan strategi mencegah Konflik dan polarisasi melalui FPK.

Langkah dan pencegahan dini Kesbangpol Kota Banda Aceh secara rutin mengadakan kegiatan seperti Focus Group Discussion (FGD) dan sosialisasi. 

Langkah strategis itu bertujuan untuk mencegah masyarakat mudah terprovokasi oleh isu hoaks atau isu yang memecah belah persatuan.

Kemudian menjaring aspirasi masyarakat terkait keberagaman dan memberikan rekomendasi strategis kepada pemerintah daerah dalam memelihara kerukunan nasional.

Budaya Pembauran kebangsaan yang digalakkan Kesbangpol Banda Aceh diartikan sebagai proses integrasi anggota masyarakat dari berbagai latar belakang suku, ras, dan etnis ke dalam satu kesatuan sosial yang utuh. 

Hal ini dilakukan tanpa menghilangkan identitas budaya asal mereka, namun tetap berada di bawah payung hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pembauran ini sejalan dengan Permendagri No. 34 Tahun 2006, yang mengamanatkan pembentukan forum di daerah guna memperkokoh integritas nasional. 

Pemerintah Kota Banda Aceh memastikan bahwa masyarakat dari berbagai latar belakang etnis yang menetap dan mencari nafkah di wilayah Serambi Mekkah tetap hidup berdampingan secara rukun, damai, dan toleran. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.