BATAM, TRIBUNBATAM.id - RAL (9), bocah korban penganiayaan ibu tiri di Kota Batam masih mendapat penanganan intensif di RSUD Embung Fatimah.
Korban menjalani perawatan dan observasi lanjutan, setelah ditemukan warga dengan sejumlah luka lebam di beberapa bagian tubuhnya.
Di tengah proses pemulihan tersebut, perhatian dari berbagai pihak terus berdatangan, termasuk dari Pemerintah Kota Batam.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad turun langsung menjenguk korban di rumah sakit tersebut pada Senin (22/6/2026).
Dalam kunjungan itu, Amsakar didampingi pihak rumah sakit menyerahkan bingkisan, termasuk bantuan uang sebagai bentuk dukungan moral kepada korban.
Suasana pertemuan berlangsung hangat. Bocah 9 tahun itu tampak lebih ceria dibanding kondisi sebelumnya.
RAL tersenyum dan semringah saat menerima salah satu isi bingkisan berupa boneka.
Momen tersebut menjadi perhatian karena menunjukkan adanya respons positif dari korban di tengah masa pemulihannya.
Politisi NasDem itu juga sempat memberikan semangat kepada korban. Ia menyapa dengan lembut dan mengatakan,
"Namanya Aisyah, panggilannya Aca. Nak Aca di sini dulu ya sampai sehat," kata Amsakar saat menemui korban di ruang perawatan.
Sementara itu, Humas RSUD Embung Fatimah, Ellin, menyampaikan bahwa kondisi korban menunjukkan perkembangan yang perlahan membaik.
"Alhamdulillah berangsur membaik. Untuk tindakan selanjutnya masih menunggu hasil USG abdomen, untuk memastikan apakah ada masalah di bagian dalam," ungkap Ellin.
Pihak rumah sakit masih terus melakukan pemantauan ketat terhadap kondisi korban, termasuk menunggu hasil pemeriksaan lanjutan guna memastikan tidak adanya cedera internal yang dialami.
Sementara itu, Polsek Sagulung telah menetapkan ibu tiri korban berinisial VJ sebagai tersangka dan menahannya atas dugaan penganiayaan terhadap korban.
Penyidik kini masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya kekerasan lain yang dialami korban sebelumnya. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)