TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kontingen Pesparawi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus menunjukkan semangat partisipasi di ajang Pesparawi Nasional XIV di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Semangat mereka tidak padam meski dihadapkan berbagai tantangan, termasuk keterbatasan anggaran yang berdampak pada persiapan kontingen Kalsel.
Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kalimantan Selatan, Lukito Andi Widyarto, mengatakan hampir seluruh daerah di Indonesia saat ini menghadapi tekanan ekonomi yang turut berdampak pada persiapan serta keikutsertaan kontingen dalam ajang nasional tersebut.
“Kami hanya mengikuti lima kategori, yakni Solo Anak usia 11–15 tahun, Solo Remaja Putri, Solo Remaja Putra, Vokal Grup, dan Paduan Suara Campuran. Saat ini yang sudah tampil adalah Solo Anak dan Vokal Grup, sementara Solo Remaja Putra dan Solo Remaja Putri akan tampil pada 26 Juni,” ujarnya di Manokwari, Senin (22/6/2026).
Meski jumlah kategori yang diikuti lebih sedikit dibandingkan pelaksanaan sebelumnya, Kasel tetap optimistis mampu meraih hasil terbaik.
Baca juga: Suara Pemuda Papua Pegunungan Bikin Merinding Penonton Pesparawi Nasional XIV
Lukito mengakui jarak yang cukup jauh antara Kalimantan Selatan dan Papua Barat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tingginya biaya transportasi dan akomodasi.
Namun, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat peserta.
“Kami tetap berusaha memberikan yang terbaik dan mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat serta rasa syukur,” katanya.
Lukito juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana Pesparawi Nasional XIV yang dinilainya mampu menjalankan kegiatan dengan baik di tengah berbagai tantangan.
Menurutnya, beberapa kendala teknis yang muncul selama pelaksanaan merupakan hal wajar dalam sebuah event berskala nasional.
“Saya salut kepada panitia. Walaupun ada beberapa kendala seperti transportasi yang sempat terlambat, semuanya dapat diakomodasi dengan baik. Bahkan ketika ada keterlambatan, jadwal peserta bisa disesuaikan sehingga tidak menjadi masalah,” ungkapnya.
Baca juga: Pesparawi Nasional XIV Dorong Pertumbuhan Pariwisata dan Ekonomi Lokal Manokwari
Selain itu, ia turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV.
“Papua Barat merupakan provinsi yang relatif baru, sehingga kami mengucapkan selamat karena mampu menyelenggarakan event nasional seperti Pesparawi ini,” katanya.
Kontingen Kalsel yang mengikuti Pesparawi Nasional XIV berjumlah sekitar 64 orang, terdiri dari peserta, pelatih, official, dan pendamping.
Sebagian rombongan telah tiba lebih dahulu di Manokwari, sementara lainnya dijadwalkan menyusul sesuai agenda perlombaan.
Lukito menambahkan, keterbatasan anggaran juga berdampak pada jumlah pengurus yang dapat mendampingi peserta.
Dari jajaran pengurus LPPD Kalimantan Selatan, hanya dua orang yang berangkat ke Manokwari. Meski demikian, ia bersyukur seluruh peserta tetap dapat hadir dan mengikuti perlombaan dengan baik.
“Puji Tuhan, meskipun dengan segala keterbatasan, kami tetap bisa mengambil bagian dalam Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional XIV ini,” tutupnya.
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari menjadi ajang yang mempertemukan kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia untuk memuji dan memuliakan Tuhan melalui seni musik gerejawi, sekaligus mempererat persaudaraan antarumat Kristiani dari berbagai daerah.