Piala Dunia 2026 - Lamine Yamal Bisa Setara Lionel Messi, Asal Satu Syarat Terpenuhi
Garudea Prabawati June 22, 2026 08:57 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Lamine Yamal kembali mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Disebutkan, Lamine Yamal bisa menyamai level Lionel Messi, tentu saja syarat dan ketentuan berlaku!

Kali ini, pujian datang dari pelatih timnas Austria yang juga pernah membesut Manchester United, Ralf Rangnick,

Ralf Rangnick yang juga dijuluki sebagai "Bapak Gegenpressing", menyebut wonderkid Spanyol tersebut memiliki potensi untuk mencapai level Lionel Messi di masa depan.

Performa impresif Lamine Yamal sangat dinantikan seluruh pecinta sepak bola di berbagai belahan penjuru dunia. Satu di antaranya Regine Deanaendra.

Jersey Timnas Spanyol (kanan) yang dipajang di toko jersey milik seorang pedagang bernama Nofi Setiawan di Mojosongo, Solo, Rabu (10/6/2026).
Jersey Timnas Spanyol (kanan) yang dipajang di toko jersey milik seorang pedagang bernama Nofi Setiawan di Mojosongo, Solo, Rabu (10/6/2026). (Tribunwow/Adi Manggala Saputro)

Rere, sapaannya, dalam podcast Super Taktik berjudul "Membaca Piala Dunia 2026 Lewat Kacamata Wanita" di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah, sangat menantikan 'kilau' wonderkid Barcelona itu.

"Kalau yang paling ditunggu pasti Lamine Yamal,' ujar Regine Deanaendra sembar tertawa.

"Kita tahu dia debut di tim senior pada usia yang sangat muda, dan memang pada laga pertama (Piala Dunia 2026-red) saat tak diturunkan sejak awal, banyak yang bertanya. Padahal kondisinya pada saat itu masih cedera," sambung Rere.

Kini, penantian Rere terjawab saat La Roja meraih kemenangan pertamanya di Piala Dunia 2026. Dan penampilan mengesankan Lamine Yamal, banyak mengundang perhatian, termasuk Ralf Rangnick.

Dalam pertandingan tersebut, Yamal menjadi salah satu bintang utama La Roja dengan mencetak gol pembuka pada menit ke-10 sekaligus terus merepotkan lini pertahanan lawan sepanjang babak pertama.

Penampilan gemilang pemain Barcelona itu membuat Rangnick tak ragu melontarkan pujian setinggi langit.

Menurut mantan manajer Manchester United tersebut, Yamal adalah salah satu talenta muda paling menjanjikan yang dimiliki sepak bola dunia saat ini.

Baca juga: Lionel Messi Berpeluang Cetak Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026 Saat Argentina Hadapi Austria

Saat berbicara kepada Mundo Deportivo, Rangnick menilai Spanyol memiliki banyak kualitas yang membuat mereka menjadi salah satu kandidat kuat di turnamen ini.

Namun, keberadaan Yamal disebutnya sebagai faktor pembeda.

"Spanyol bukan lawan yang ingin dihadapi siapa pun. Mereka adalah negara yang telah membentuk sejarah sepak bola dalam beberapa tahun terakhir dan, yang lebih penting, mereka memiliki Lamine Yamal, salah satu bintang masa depan yang tak terbantahkan," ujar Rangnick yang sudah berusia 67 tahun..

Ia bahkan membuat perbandingan yang cukup berani dengan Lionel Messi, legenda Barcelona yang selama ini dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.

"Saya membayangkan jika dia tetap bugar dan tetap rendah hati, dia bisa mencapai level yang setara dengan Lionel Messi," lanjutnya.

Pujian tersebut tentu bukan tanpa alasan.

Meski baru berusia 18 tahun, Yamal sudah menjadi bagian penting dari lini serang Spanyol.

Kecepatan, kreativitas, dan keberaniannya dalam menghadapi lawan membuatnya menjadi salah satu pemain paling berbahaya di skuad asuhan Luis de la Fuente.

Meski demikian, tim pelatih Spanyol tetap berhati-hati dalam mengelola kondisi sang pemain.

Yamal diketahui sempat mengalami cedera menjelang akhir musim lalu, sehingga menit bermainnya di Piala Dunia 2026 terus dipantau dengan cermat.

Saat menghadapi Arab Saudi, Yamal hanya bermain selama satu babak sebelum ditarik keluar pada awal babak kedua.

Sebelumnya, dalam laga pembuka melawan Cape Verde yang berakhir imbang tanpa gol, ia bahkan baru dimainkan sebagai pemain pengganti pada paruh kedua pertandingan.

Strategi tersebut tampaknya akan terus diterapkan Spanyol dalam laga-laga berikutnya.

La Roja kini bersiap menghadapi ujian berat melawan Uruguay, pertandingan yang berpotensi menentukan nasib mereka di fase grup.

De la Fuente diperkirakan akan kembali mengatur menit bermain Yamal demi menjaga kondisi fisiknya tetap prima.

Pasalnya, keberadaan pemain muda berbakat itu bisa menjadi salah satu kunci utama jika Spanyol ingin melangkah jauh dan bersaing memperebutkan gelar juara Piala Dunia 2026.

Dengan usia yang masih sangat muda dan kemampuan yang terus berkembang, masa depan Yamal memang terlihat sangat cerah.

Kini, tantangan terbesarnya bukan hanya mempertahankan performa di atas lapangan, tetapi juga menjaga konsistensi, kebugaran, dan kerendahan hati, dua hal yang menurut Rangnick bisa membawanya menuju level Lionel Messi.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.