Puluhan Anak Ikuti Khitanan Massal yang Digelar Masjid Al Ghozali Yogyakarta
Muhammad Fatoni June 22, 2026 10:03 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Suara teriakan dan isak tangis para peserta terdengar dari sudut ruangan Masjid Al Ghozali Yogyakarta, pada Minggu (21/6/2026).

Sementara di luar ruangan terlihat para orangtua yang mengantar anak-anaknya khitan terlihat panik menunggu proses khitan.

Mereka adalah anak-anak dari berbagai wilayah di Yogyakarta yang mengikuti khitan massal yang diinisiasi oleh pengurus sebuah masjid.

Khitan massal kali ini bertujuan meringankan beban ekonomi keluarga di tengah tingginya harga kebutuhan pokok saat ini.

Total, ada 50 anak dari berbagai wilayah DIY yang mengikuti khitan massal tersebut.

Ketua Masjid Al Ghozali, Ghozali Mukri, mengatakan khitanan massal tahun ini merupakan penyelenggaraan keempat sejak Masjid Al-Ghozali berdiri. 

Program tersebut rutin digelar setiap tahun dengan jumlah peserta yang tidak pernah kurang dari 50 anak.

"Ini kegiatan rutin setiap tahun di Masjid Al-Ghozali. Sejak didirikan sampai sekarang ini sudah empat kali dilaksanakan dan pesertanya setiap tahun tidak kurang dari 50 orang," ungkapnya.

Menurutnya, peserta tidak hanya berasal dari wilayah Banguntapan, Kabupaten Bantul, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di DIY, seperti Kota Yogyakarta, Sleman hingga Gunungkidul.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena peserta berasal dari berbagai daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Begitu kami mempublikasikan kegiatan ini, dalam waktu satu minggu kuota 50 peserta sudah terpenuhi," tambahnya.

Masa Libur Sekolah

Dia menjelaskan, dipilihnya masa libur sekolah sebagai waktu pelaksanaan bukan tanpa alasan. 

Selain memudahkan proses pemulihan anak, periode tersebut juga menjadi waktu yang umum dipilih para orangtua untuk mengkhitankan putranya.

"Biasanya orangtua di DIY mengkhitankan putranya saat liburan sekolah. Maka momentum ini kami jadikan sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat," imbuhnya.

Ghozali berharap kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu kontribusi nyata Masjid Al-Ghozali dalam menghadirkan kebaikan bagi masyarakat.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta dan IDI Gencarkan Deteksi Dini Kanker Payudara

Orangtua Bersyukur

Salah satu orangtua peserta khitan massal, Tri Murniwati, mengaku khitan massal kali ini sangat meringankan beban ekonomi bagi keluarganya.

Pasalnya anaknya yang kini sudah berusia 11 tahun sudah lama minta untuk dikhitankan.

Namun karena terkendala biaya akhirnya baru bisa dilaksanakan sekarang.

Alhamdulillah ini gratis, sangat meringankan ekonomi kami juga. Anak kami minta (khitan) sudah lama sekali, kebetulan karena terkendala biaya baru bisa sekarang,” terang dia.

Hal yang sama disampaikan Taufan Ammar, salah satu orangtua yang anaknya mengikuti khitan massal sudah menantikan momentum kali ini.

Bahkan dia sudah mempersiapkan anaknya yang kelas 4 SD untuk khitan dan akhirnya bisa diwujudkan dalam momen di Masjid Al Ghozali.

"Cukup membantu juga di tengah situasi seperti ini. Anak saya kelas 4 SD, jadi memang alhamdulillah,” pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.