Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE - Kondisi jalur di Babia Nunkolo Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) tertutup material longsor. Kalak BPBD TTS, drh. Daniar Aty sampaikan pihaknya tengah mencari jalur alternatif untuk menjangkau titik longsor tersebut.
Longsor yang dilaporkan terjadi pada Minggu (21/6/2026) akibat hujan yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan menyebabkan beberapa titik longsor kembali terjadi, salah satunya di Babia, Desa Putun, Kecamatan Nunkolo.
"Berkaitan dengan titik longsor tersebut, kita sudah koordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten TTS untuk menuju ke lokasi untuk penanganan, namun kita masih lihat untuk jalur alternatif ke titik longsor tersebut," jelas drh. Daniar Aty.
Pasalnya titik longsor tersebut berada rentetan titik longsor yang lain seperti di Oenitas, Sono yang semakin parah dan nyaris lumpuh total. Kondisi ini menyulitkan untuk tiba di titik Babia dan harus melewati jalur lain.
"Kita sedang komunikasi untuk jalur alternatif lain yang cepat untuk menuju ke lokasi. Hal ini supaya alat berat untuk pembersihan jalur dapat tiba di titik Babia," ungkapnya Senin (22/6/2026).
Daniar menyampaikan kondisi cuaca saat ini menyulitkan pihaknya. Selain hujan yang terus turun, kondisi tanah yang labil membuat titik longsor yang sudah diperbaiki kini sulit dilalui kembali.
Titik yang kembali rusak parah seperti di jalur Oenitas Kecamatan Amanatun Selatan menuju Kecamatan Boking dan titik longsor di Sono Kecamatan Amanatun Utara, dan saat ini ditambah dengan titik longsor di Babia, Nunkolo.
Pihaknya baru akan meninjau langsung lokasi pada besok (23/6/2026) sembari memastikan jalur alternatif yang bisa dilewati. (any)