TRIBUNNEWS.COM - Tujuh pemerintah daerah mendapatkan penghargaan kategori pengendalian inflasi dalam malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 yang digelar di Abepura, Jayapura, Senin (22/6/2026).
Seluruhnya terbagi dalam tiga tingkat, yakni tingkat provinsi, tingkat ibu kota provinsi, dan tingkat kabupaten atau kota.
Ajang yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Tribun Network ini menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Dalam kategori Pengendalian Inflasi, sejumlah provinsi, ibu kota provinsi, serta kabupaten/kota berhasil meraih penghargaan atas konsistensi dan efektivitas program yang mereka jalankan.
Untuk Tingkat Provinsi Penghargaan tertinggi diraih oleh Provinsi Papua Selatan sebagai Terbaik I dengan hadiah Rp3 miliar.
Provinsi ini dinilai mampu menjaga harga pangan pokok tetap stabil melalui koordinasi lintas sektor dan dukungan anggaran yang memadai.
Sementara itu, Provinsi Papua Tengah meraih posisi Terbaik II dengan penghargaan Rp2 miliar, membuktikan komitmen daerah baru dalam mengendalikan inflasi.
Pada Tingkat Ibu Kota Provinsi di tingkat ibu kota provinsi, Kota Jayapura keluar sebagai Terbaik I dengan penghargaan Rp3 miliar. Kota ini berhasil menjaga daya beli masyarakat melalui program operasi pasar dan penguatan distribusi logistik.
Posisi Terbaik II diraih oleh Kabupaten Merauke dengan penghargaan Rp2 miliar, berkat langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga komoditas utama.
Tingkat Kabupaten/KotaPada tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Fak-fak meraih posisi Terbaik I dengan penghargaan Rp3 miliar. Kabupaten Biak Numfor menyusul sebagai Terbaik II dengan Rp2 miliar. Sementara itu, Kabupaten Manokwari Selatan mendapat apresiasi sebagai Terbaik III, berupa tropi penghargaan dan Rp1 miliar.
Baca juga: Provinsi Papua Raih Terbaik I Kategori Creative Finance, Papua Barat Daya Jadi Terbaik II
Inflasi kategori ini menilai kapasitas pemerintah daerah dalam menjaga inflasi secara konsisten dan terukur.
Indikator penilaian mencakup antara lain: kepatuhan pelaporan data inflasi, dukungan anggaran untuk program pengendalian harga, efektivitas program yang diterapkan, hingga keberhasilan menjaga daya beli masyarakat.
Pemerintah pusat berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh daerah untuk terus memperkuat strategi pengendalian inflasi.
Dengan inflasi yang terkendali, daya beli masyarakat tetap terjaga, iklim usaha semakin kondusif, dan kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional meningkat.
Keberhasilan Provinsi Selatan, Papua Tengah, Kota Jayapura, Merauke, Fak-fak, Biak Numfor, dan Manokwari Selatan menjadi bukti nyata bahwa kerja sama lintas sektor, konsistensi kebijakan, serta dukungan anggaran adalah kunci dalam menjaga stabilitas harga di tengah dinamika ekonomi global.
Berikut ini daftar pemenang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Kategori Pengendalian Inflasi
Tingkat provinsi:
- Terbaik I: Provinsi Papua Selatan Rp 3 M
- Terbaik II: Provinsi Papua Tengah Rp 2 M
Tingkat ibu kota provinsi
- Terbaik I: Kota Jayapura Rp 3 M
- Terbaik II: Kabupaten Merauke Rp 2 M
Tingkat kabupaten/kota:
- Terbaik I: Kabupaten Fakfak Rp 3 M
- Terbaik II: Kabupaten Biak Numfor Rp 2 M
- Terbaik III: Kabupaten Manokwari Selatan Rp 1 M
Kemendagri Republik Indonesia bersama Tribun Network menggelar Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Senin (22/6/2026) malam.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian apresiasi nasional yang bertujuan memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja unggul dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Setelah sebelumnya dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia, penghargaan kali ini diberikan kepada pemerintah daerah di Tanah Papua sebagai bentuk pengakuan atas berbagai inovasi dan capaian pembangunan yang berhasil diwujudkan.
Ajang tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.
Mengusung tema "Mengapresiasi, Menginspirasi, dan Menggerakkan", kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk mendorong peningkatan kinerja pemerintah daerah sekaligus memperluas pertukaran praktik-praktik terbaik antarwilayah.
Pelaksanaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan, mendorong pembangunan yang inklusif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Sebagai ujung tombak pembangunan, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menghadirkan berbagai program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi, terobosan, dan capaian nyata yang berhasil diwujudkan di masing-masing daerah.
Pejabat tinggi Kemendagri hadir langsung di lokasi acara. Mereka adalah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama tiga wakil menteri yakni Ribka Haluk, Wamendagri Bima Aria Sugiarto, dan Wiyagus.
Hadir juga CEO Tribun Network Dahlan Dahi.
Sebanyak 42 bupati atau wali kota dan 6 gubernur dari seluruh Papua turut hadir dalam acara ini.
Dalam sambutannya, Gubernur Papua Matius D Fakhiri menyampaikan apresiasi kepada Kemendagri dan Tribun Network.
Matius D Fakhiri menyampaikan, terdapat dedikasi kepala daerah dalam setiap penghargaan dalam acara tersebut.
"Penghargaan yang diberikan memberikan makna strategis, di balik setiap penghargaan ada dedikasi dan kerja keras kepala daerah untuk menghadirkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," ujarnya di sebuah hotel di Abepura, Jayapura, Papua, Senin.
Matius menambahkan, pembangunan di Papua harus memberikan harapan hingga peningkatan kualitas hidup.
Kualitas hidup itu, kata dia, dihadirkan untuk masyarakat hingga kampung terjauh.
"Bagi kami di tanah Papua, pembangunan bukan soal angka pertumbuhan ekonomi."
"Pembangunan harus memberikan harapan, menghadirkan kesempatan, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat ke kampung-kampung terjauh," jelasnya.
Selanjutnya, Matius menuturkan bahwa Papua memiliki kekayaan kebudayaan hingga nilai-nilai luhur.
Dengan demikian, menurutnya, kemajuan dapat dicapai jika dilakukan bersama-sama.
"Papua memiliki kekayaan kebudayaan, adat istiadat, dan nilai-nilai luhur yang menjadi modal sosial yang sangat besar."
"Kearifan lokal mengajarkan kepada kita bahwa kemajuan hanya dapat dicapai melalui kebersamaan, saling menghormati, dan gotong-royong," katanya.
"Oleh karena itu, penghargaan malam ini menjadi inspirasi bagi kepala daerah untuk terus berinovasi dan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat," imbuhnya.
Ada Empat Kategori
1. Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran
Penghargaan bagi daerah yang berhasil menghadirkan berbagai program strategis untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas tenaga kerja.
2. Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pengurangan angka kemiskinan dan percepatan penurunan prevalensi stunting.
3. Kategori Pengendalian Inflasi
Penghargaan bagi daerah yang mampu menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui berbagai kebijakan yang efektif.
4. Kategori Creative Financing
Penghargaan atas inovasi pemerintah daerah dalam mengembangkan skema pembiayaan pembangunan yang kreatif dan berkelanjutan guna mendukung percepatan pembangunan daerah.
Pada setiap kategori dipilih pemerintah daerah terbaik berdasarkan capaian dan inovasi yang diimplementasikan di wilayah masing-masing.
(Tribunnews.com/Tribun Papua.com,Taniya Sembiring)