DIBANGUN 1979, Polisi Selidiki Penyebab Terbakarnya Rumah Adat Batak di Monumen Sisingamangaraja XII
AbdiTumanggor June 23, 2026 01:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Suasana mendadak mencekam di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara, pada Senin (22/6/2026) siang.

Api berkobar hebat melalap rumah adat Batak yang berdiri di area monumen Sisingamangaraja XII.

Sekitar pukul 13.30 WIB, warga melaporkan munculnya api dari bagian atap rumah adat yang terbuat dari ijuk pohon aren.

Material yang kering membuat api cepat merembet hingga menghanguskan hampir seluruh bangunan kayu.

Patung dan pepohonan di sekitar lokasi pun ikut terpanggang panasnya api.

Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, menjelaskan bahwa personel kepolisian segera berusaha memadamkan api dengan menarik selang.

Namun, kobaran api yang begitu cepat membuat bangunan tidak dapat diselamatkan.

"Awalnya ada orang mengadu ada api. Kemudian personel Polsek menarik selang mencoba memadamkan," kata Iptu Poltak Tambunan, Senin (22/6/2026).

Hingga kini, polisi belum memastikan penyebab kebakaran. 

Dugaan sementara, lokasi rumah adat kerap dimanfaatkan oleh para tunawisma untuk tidur. 

"Saat ini kita melakukan penyelidikan apakah kebakaran akibat kesengajaan atau tidak," tegas Poltak.

Kebakaran ini tidak hanya merusak bangunan bersejarah, tetapi juga menimbulkan keprihatinan masyarakat sekitar.

Monumen Sisingamangaraja XII merupakan salah satu ikon budaya di Medan, sehingga insiden ini menimbulkan sorotan publik.

Polsek Medan Kota memastikan akan mendalami kasus ini, termasuk memeriksa kemungkinan adanya unsur kesengajaan pada landmark bersejarah tersebut. 

"Mengenai penyebab kebakaran, kita masih menyelidikinya apakah sengaja dibakar atau tidak," tambah Poltak.

Sekadar informasi, Rumah Adat Batak (Rumah Bolon) yang terletak di area Kompleks Monumen Sisingamangaraja XII Medan tersebut dibangun pada tahun 1979. 

Pembangunan rumah adat tersebut dilakukan secara bersamaan sebagai satu kesatuan paket dengan pembangunan Monumen Nasional Raja Sisingamangaraja XII yang ikonik di depan Stadion Teladan, Medan, Sumatera Utara.

Namun, bangunan ikonik Rumah Adat Batak Toba di lokasi monumen tersebut baru saja habis terbakar (ludes dilalap api) pada Senin (22/6/2026) siang.

Pembangunan Kompleks Monumen Nasional Raja Sisingamangaraja XII Medan (yang mencakup Rumah Adat Batak) ini diprakarsai oleh Lembaga Sisingamangaraja XII di bawah pimpinan tokoh pers almarhum G.M. Panggabean, serta diresmikan oleh Presiden Presiden Soeharto. 

Peletakan batu pertama dilakukan pada 10 November 1979 dengan melibatkan cicit dari Raja Sisingamangaraja XII, para pejabat pemerintah daerah, serta tokoh-tokoh masyarakat Batak. 

Selanjutnya, kompleks bersejarah ini diresmikan secara nasional oleh Presiden Soeharto pada tahun 1992.

(Cr25/Tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.