Mohamed Salah Rayakan Kemenangan Bersejarah Mesir di Piala Dunia dengan Pesta di Jalanan Vancouver
Agus Firmansyah June 23, 2026 05:53 AM

Mohamed Salah diangkat tinggi-tinggi oleh rekan setimnya di tim nasional Mesir dalam perayaan luar biasa di jalanan Vancouver setelah berhasil membawa negaranya meraih kemenangan pertama sepanjang sejarah mereka di ajang Piala Dunia.

Kapten tim berjuluk Firaun itu, yang menjadi ikon sepak bola di Timur Tengah, khususnya di Mesir, mencetak gol penting yang membuka jalan bagi kemenangan timnya dalam laga sulit Grup G melawan Selandia Baru.

Mesir sempat tertinggal lebih dulu dari tim dengan peringkat terendah di turnamen ini setelah Finn Surman mencetak gol pada menit ke-15. Namun Mostafa Ziko berhasil menyamakan kedudukan menjelang satu jam pertandingan, sebelum Salah mencetak gol yang membalikkan keadaan. Trezeguet kemudian memastikan kemenangan dengan gol delapan menit sebelum waktu normal berakhir.

Setelah menang 3-1, para pemain Mesir terlihat merayakan kemenangan mereka di luar stadion bersama para penggemar yang memadati area tersebut.

Salah satu pemain tampak memegang pengeras suara sambil bernyanyi bersama rekan-rekannya dalam bahasa Arab, sementara Salah — mantan bintang sayap legendaris Liverpool — berada di tengah-tengah sorak sorai tersebut.

Salah kemudian diangkat di atas bahu salah satu rekan setimnya, disambut dengan sorakan meriah dari para pendukung Mesir yang mengelilingi mereka.

Pemain berusia 34 tahun itu, yang dianggap sebagai pahlawan di tanah kelahirannya, telah memenangkan semua trofi utama di level klub bersama Liverpool, serta mengoleksi berbagai penghargaan individu sepanjang karier gemilangnya.

Namun, meskipun Mesir dikenal sebagai negara tersukses di benua Afrika dengan tujuh gelar Piala Afrika — rekor yang belum tertandingi — Salah belum banyak merasakan kebahagiaan di panggung internasional.

Selama masa kariernya di tim nasional, Mesir dua kali menjadi runner-up Piala Afrika. Salah juga sempat membawa negaranya kembali ke Piala Dunia pada tahun 2018 setelah absen selama 28 tahun, namun kala itu Firaun kalah di ketiga pertandingan fase grup mereka.

Perjalanan mereka di Rusia menjadi kesempatan yang terlewat untuk meraih kemenangan pertama di ajang Piala Dunia, setelah juga gagal menang dalam dua penampilan sebelumnya pada tahun 1990 dan 1934. Namun dengan berakhirnya penantian selama 92 tahun di Vancouver, Salah akhirnya menikmati momen bersejarah dengan mengenakan seragam Mesir.

Mesir kini memimpin klasemen sementara grup setelah sebelumnya bermain imbang melawan Belgia di laga pembuka, dan mereka berada di ambang sejarah baru dengan peluang besar untuk lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya.

Pertandingan terakhir mereka di fase grup akan berlangsung melawan Iran pada Sabtu, 27 Juni, di Seattle.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.