TRIBUNNEWS.COM - Rekor top skor sepanjang masa Piala Dunia akhirnya dipecahkan oleh Lionel Messi setelah 12 tahun lamanya bertahan.
Kapten Argentina itu resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan 18 gol di ajang Piala Dunia, melewati rekor Miroslav Klose yang sebelumnya mencatatkan 16 gol sejak 2014.
Messi mencetak dua gol saat Argentina mengalahkan Austria 2-0 pada laga kedua grup J Piala Dunia 2026 di Dallas pada, Selasa (23/6/2026).
Koleksi gol Messi diprediksi bakal terus bertambah mengingat Argentina akan tampil di 32 besar, serta masih memiliki satu laga sisa di fase grup melawan Yordania.
Pengamat sepak bola dari Spieltag Indonesia, Adrian, menilai format baru Piala Dunia 2026 dengan 48 peserta dan total 104 pertandingan membuat persaingan perebutan gelar top skor semakin menarik.
Jumlah pertandingan yang lebih banyak membuka peluang para penyerang elite dunia untuk menambah koleksi gol.
"Ini sebenarnya hanya menunda klimaks saja, tetapi membuat turnamen semakin menarik karena lebih banyak negara bisa berpartisipasi," ujar Adrian dalam Podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanyanyar, Jawa Tengah.
Disamping banyaknya pertandingan yang dimainkan, ia menilai faktor kebugaran juga bakal menjadi kunci utama.
"Favorit juara harus benar-benar mengatur fisik pemain supaya tetap fresh sampai fase gugur," kata dia.
Komentar tersebut kini terasa relevan. Messi berhasil memanfaatkan dua laga awal Argentina dengan sangat maksimal.
Setelah mencetak hattrick saat melawan Aljazair, pemain yang akan berusia 39 tahun itu kembali menyumbang dua gol saat menaklukkan Austria.
Sebelum Messi memimpin puncak top skor gol sepanjang masa, berikut ini sederet nama yang mengisi daftar pencetak gol terbanyak di Piala Dunia, yang dirangkum Tribunnews.
Perjalanan Messi menuju takhta top skor sepanjang masa Piala Dunia berlangsung luar biasa.
Ia mencetak gol pertamanya di Piala Dunia saat menghadapi Serbia dan Montenegro pada edisi 2006.
Kini, dua dekade kemudian, Messi sudah tampil dalam enam edisi Piala Dunia dan menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol di enam turnamen berbeda.
Total 18 gol dari 28 pertandingan membuatnya meninggalkan Klose yang sebelumnya memegang rekor dengan 16 gol.
Tak hanya itu, Messi juga sedang memimpin daftar pencetak gol Piala Dunia 2026 dengan lima gol dari dua pertandingan.
Rekor demi rekor terus berdatangan. Messi menjadi pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia dan juga menjadi pemain tertua yang mencetak hattrick di turnamen tersebut.
Meski Messi kini berada di puncak, rekor tersebut belum tentu aman dalam jangka panjang.
Penyerang Prancis, Kylian Mbappe, sudah mengoleksi 15 gol di usia yang masih sangat produktif. Artinya, ia hanya terpaut tiga gol dari Messi.
Mbappe mencetak empat gol pada 2018, delapan gol pada 2022, dan sudah menambah tiga gol pada Piala Dunia 2026.
Gol yang terbaru dicetak Mbappe dalam penampilan ke-100 bersama Timnas Prancis saat melawan Irak di grup I.
Prancis unggul 1-0 saat jeda babak pertama yang ditunda akibat cuaca buruk.
Dengan Prancis masih menjadi salah satu kandidat kuat juara, peluang Mbappe untuk memangkas jarak bahkan mendekati rekor Messi masih sangat terbuka.
Jika mampu tampil hingga fase-fase akhir turnamen, bukan tidak mungkin penyerang Real Madrid itu menambah beberapa gol lagi dalam edisi kali ini.
Sebelum Messi memecahkan rekornya, Miroslav Klose dikenal sebagai raja gol Piala Dunia.
Legenda Jerman tersebut mengumpulkan 16 gol dalam empat edisi Piala Dunia dari tahun 2002 hingga 2014.
Yang membuat catatan Klose istimewa adalah efisiensinya dalam menyelesaikan peluang.
Dari hanya 63 tembakan sepanjang karier Piala Dunia, ia mampu mencetak 16 gol atau memiliki tingkat konversi mencapai 25,4 persen.
Rekor Klose bertahan selama 12 tahun sebelum akhirnya dipatahkan Messi.
Ronaldo dan Muller Belum Tergeser dari Lima Besar
Di bawah Messi dan Klose masih ada dua legenda besar sepak bola dunia.
Ronaldo Nazario menempati posisi ketiga dengan 15 gol. Sebagian besar golnya lahir saat membawa Brasil menjadi juara dunia pada 2002.
Sementara Gerd Muller mengoleksi 14 gol hanya dari dua edisi Piala Dunia.
Catatan itu membuatnya tetap dianggap sebagai salah satu predator paling mematikan sepanjang sejarah turnamen.
(Tribunnews.com/Tio)