Perdana Menteri Malaysia Ditagih Bantuan Dana setelah Ucapkan Selamat ke Hakim Danish
Ardhianto Wahyu June 23, 2026 09:33 AM

MOTOGP.COM
Pembalap Malaysia, Hakim Danish, saat berada di parc ferme usai memenangi Moto3 Ceko 2026

BOLASPORT.COM - Gebrakan pembalap AEON Credit MT Helmets MSi, Hakim Danish, di Moto3 Ceko datang sebagai jawaban. Rival Veda Ega Pratama membuktikan potensinya di tengah keterbatasan.

Hakim Danish mencatat sejarah bagi negaranya setelah finis pertama dalam balapan Moto3 Ceko pada Minggu (21/6/2026) di Brno, Rep. Ceska.

Pasalnya, dia menjadi pembalap Negeri Jiran pertama yang bisa menang di balapan Grand Prix motor sejak Khairul Idham Pawi pada 2016 silam.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, memberikan ucapan selamat kepada rookie berusia 18 tahun itu melalui akun media sosialnya di X.

"Tahniah Hakim Danish! Langkah masih panjang, terus cipta lebih banyak kejayaan," tulis Ibrahim membalas video kemenangan Danish di akun X MotoGP.

Unggahan Ibrahim tersebut turut mengundang sentilan.

Sebagian warganet di kolom komentar mengungkit dukungan yang dirasa kurang dari pemerintah Negeri Jiran terhadap Danish.

"DS (Datuk Seri, red), mohon berikan penghargaan dan dukungan kepada beliau yang telah mengharumkan nama negara di panggung dunia."

"Dukungan tersebut sebelumnya dihentikan oleh Menteri KBS saat ini," demikian salah satu tanggapan di unggahan Ibrahim.

Kekecewaan muncul setelah Kementerian Belia dan Sukan (KBS) alias Kemenpora-nya Malaysia belum mengucurkan dana bantuan seperti yang dijanjikan.

Mohammed Taufiq Johari selaku Menpora Malaysia menunjuk fokus lebih besar untuk program pembinaan pembalap bersama manajemen Sirkuit Sepang (SIC).

Walau membuka ruang diskusi untuk bantuan bagi Danish, dia mengingatkan kebutuhan di cabang olahraga lain, terutama untuk ajang-ajang multi-event.

Tahun ini saja kontingen Malaysia akan mengikuti Commonwealth Glasgow 2026 dan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Hal ini dikatakannya setelah pencapaian besar Danish sebelumnya yaitu podium di GP Italia pada 31 Mei lalu, seperti dilansir dari Harian Metro.

"KBS akan berusaha sebaik mungkin untuk memberikan dukungan, dorongan, dan semangat tidak hanya kepada Hakim Danish, tetapi juga atlet lain yang berpotensi besar membawa kejayaan bagi negara," kata Johari.

Danish telah menunjukkan potensinya sejak junior di tengah lesunya prestasi Malaysia di MotoGP setelah dibuai pencapaian Zulfahmi Khairuddin, Khairul Idham Pawi, dan Hafizh Syahrin.

Selain menjadi juara Asia Talent Cup, dia meraih podium di European Talent Cup dan Junior GP, serta peringkat ke-3 klasemen akhir di Red Bull Rookies Cup.

Pembalap asal Terengganu pun sudah digadang-gadang untuk tampil di Moto3 bersama skuad MT Helmets sejak tahun lalu.

Namun, kebutuhan pendanaan yang besar telah menjadi pembahasan hangat di Negeri Jiran.

Pemerintah Malaysia bukannya sepenuhnya lepas tangan.

Kemenpora Malaysia menganggarkan 3 juta ringgit (Rp 12 miliar) untuk program pengembangan bakat olahraga motor pada tahun lalu.

Keikutsertaan Danish di JuniorGP 2025 juga didukung bantuan sebesar 1 juta ringgit (Rp 4,29 miliar) melalui Dana Perwalian Olahraga Nasional.

Sementara untuk kiprahnya di Moto3 musim ini, bantuan didapatkan Danish dari AEON Credit yang sekaligus menjadi sponsor bagi tim MT Helmets - MSi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.