13 Orang Tewas & 60 Terluka Imbas Ledakan Guncang Fasilitas LNG Qatar, Pasar Energi Global Terancam?
Ardrianto SatrioUtomo June 23, 2026 10:42 AM

- Pasar energi global kembali dibayangi ketidakpastian.

Hal itu menyusul insiden ledakan dahsyat yang melanda terminal ekspor gas alam cair (LNG) utama milik Qatar di kawasan industri Ras Laffan pada Minggu (21/6) malam waktu setempat.

Dilaporkan, kobaran api yang dipicu oleh ledakan tersebut melukai sedikitnya 60 orang, dan 13 korban tewas.

Akibat kejadian ini, sekira 18 orang masih dinyatakan hilang.

Tim tanggap darurat hingga kini masih melakukan pencarian di area sekitar untuk menemukan korban yang belum ditemukan.

Menurut laporan resmi, sumber ledakan berasal dari fasilitas pasokan gas Barzan saat proses pemulihan sedang berlangsung.

Otoritas Qatar menyebut insiden ini diduga dipicu oleh gangguan teknis, namun penyebab pastinya masih dalam tahap penyelidikan.

Sebelumnya, ledakan tersebut juga menimbulkan dampak besar.

Bahkan getarannya terasa hingga jarak yang cukup jauh dari lokasi kejadian.

Adapun dampak kerusakan menyeluruh akibat ledakan ini masih belum dapat dipastikan secara detail oleh otoritas setempat.

Meski kerusakan total belum dapat dipastikan, peristiwa ini diperkirakan akan berdampak pada pasokan energi global karena Qatar merupakan salah satu produsen LNG terbesar di dunia.

Sebelumnya, Qatar terpaksa menghentikan total aktivitas produksinya.

Hal itu dilakukan setelah Iran melakukan blokade ketat di Selat Hormuz—jalur perdagangan vital yang membuat Qatar tidak dapat mengirimkan pasokan LNG ke para klien internasionalnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.