BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sehari setelah insiden berdarah yang menggemparkan warga Kompleks Kijang Mas, Kecamatan Pelaihari, jejak peristiwa tersebut masih terlihat jelas di lokasi kejadian, Selasa (23/6/2026).
Pantauan media ini di tempat kejadian perkara (TKP), bercak darah yang diduga milik korban masih tampak di halaman depan bangunan kos-kosan.
Darah yang menempel di antara batu-batu kecil di halaman itu mulai mengering, menjadi saksi bisu peristiwa yang menyebabkan seorang perempuan mengalami luka berat.
Titik tempat korban ditemukan berada tidak jauh dari pintu kamar kos yang dihuni korban. Lokasinya berada di dekat sebuah pohon kecil di halaman depan bangunan yang memiliki lima pintu kamar tersebut.
Di lokasi itu juga masih terlihat daun pisang yang yang digunakan untuk menutupi darah korban yang cukup banyak membasahi area setempat, sekitar kepala.
Suasana di kawasan kos-kosan yang berada bersebelahan dengan masjid setempat terlihat kembali normal. Namun, peristiwa yang terjadi pada )malam tadi itu masih menjadi perbincangan warga sekitar.
Baca juga: Diduga Dipicu Perselisihan Asmara, Polisi Buru Pelaku Insiden Berdarah di Kijang Mas Tanahlaut
Salah seorang penghuni kos, Aldi, mengatakan dirinya tidak mengetahui langsung kronologi kejadian karena saat peristiwa berlangsung ia sedang berada di masjid untuk melaksanakan Salat Isya.
"Saya baru saja dari masjid. Waktu pulang sudah ramai warga dan polisi di depan kos. Korban sudah tergeletak di halaman," ujarnya.
Menurut Aldi, korban menempati kamar nomor dua dari ujung bangunan kos dan baru sekitar satu bulan tinggal di lokasi tersebut.
"Belum lama tinggal di sini, sekitar sebulan. Saya juga belum terlalu kenal," katanya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, korban kini telah dirujuk ke rumah sakit di Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif setelah sebelumnya menjalani perawatan di Pelaihari.
Di sisi lain, aparat kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Kapolres Tanahlaut AKBP Ricky melalui Kapolsek Pelaihari AKP Karia Jaya mengatakan penyelidikan masih berlangsung.
"Anggota masih melakukan lidik dan bergerak mencari pelaku. Kami masih mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti terkait kasus ini," ujarnya.
(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)