BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Antrian solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Ahmad Yani Km 31, Loktabat Selatan, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan menuai keluhan.
Pasalnya, antrian truk dan mobil bahan bakar solar sangat panjang, hingga sekitar sejauh 1 kilometer memakan badan jalan.
Terlebih, posisi SPBU terletak di jalan nasional di Banjarbaru yang menjadi akses utama dan cukup menggangu pengguna jalan dan pelaku usaha sekitar.
Salah seorang warga, Yudi, mengatakan antrian truk panjang hampir terjadi setiap hari dan sudah terjadi sejak beberapa minggu lalu.
Bahkan menurutnya, beberapa waktu pada malam hari, masih terdapat sejumlah truk yang parkir di bahu jalan menunggu waktu pengisian BBM solar disana.
“Kan saya pernah jaga malam disini, malam nyambung lagi (antriannya). Sekitar setengah bulanan yang tidak putus (antriannya). Saya andaki rambu, tabraknya malah,” kata Yudi ketika ditekui Bpost tidak jauh dari SPBU Loktabat Utara.
Baca juga: Kronologis Kecelakaan Maut di Jalan Sungai Ulin Banjarbaru, Sopir Truk Tak Menyadari ada Korban Jiwa
Ia berharap pihak berwenang dapat mengatur antrian pengisian solar agar tidak menggangu pengguna jalan maupun pelaku usaha di sekitar SPBU.
“Ada lah mengganggu. Harapannya yang berwenang menertibkan. Kalau kita masyarakat bingung, seperti apa solusinya,” sebutnya.
Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru angkat suara terkait antiran panjang kendaraan yang cukup menggangu lalu lintas ini.
Kasi Pengendalian Operasional Dishub Banjarbaru, Aries Adrianto, mengatakan sebelumnya Dishub telah menyampaikan surat edaran atau imbauan kepada semua SPBU yang ada di Kota Banjarbaru.
Menurutnya, pemerintah telah mengeluarkan edaran kepada seluruh SPBU untuk menyediakan lahan parkir bagi antrean pengisian BBM, khususnya pada pengisian solar.
“Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru sudah melaksanakan edaran Kepala Dinas dan edaran Wali Kota Banjarbaru terkait himbauan kepada semua SPBU agar menyediakan lahan parkir pada saat pengisian BBM agar tidak mengganggu ketertiban umum,” katanya.
Aries tidak menampik bahwa hasil pengawasan, di beberapa SPBU memang terlihat antrean pada pengisian BBM jenis solar cukup panjang mengular, salah satunya di SPBU Jalan A Yani Loktabat Selatan.
“Kami sudah berusaha untuk mendatangi salah satu SPBU, yaitu di Jalan A Yani. Kita sudah bertemu dengan pihak pengawas SPBU tersebut, kendala saat ini mereka tidak punya lahan parkir,” katanya.
“Harapan dari kami, para pemilik SPBU bisa atau dapat menyediakan lahan parkir terkait antrean BBM, terutama solar,” tegasnya lagi. (Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)