Telah Terjadi Kecelakaan di Jalan Tol Manado-Bitung, Saksi Sebut Ada 2 Korban Terjepit Dalam Mobil
Indry Panigoro June 23, 2026 11:22 AM

BITUNG, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Tol Manado-Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (23/6/2026).

Jalan Tol Manado-Bitung merupakan ruas tol pertama di Sulawesi Utara yang menghubungkan Kota Manado dengan Kota Bitung.

Lokasi kecelakaan di kawasan Simpang Susun (Somo) Bitung berada sekitar 35 kilometer dari pusat Kota Manado atau sekitar 40-50 menit perjalanan menggunakan kendaraan melalui jalan tol dalam kondisi lalu lintas normal.

Ruas ini menjadi jalur utama yang menghubungkan Manado, Bandara Sam Ratulangi, Kabupaten Minahasa Utara, hingga kawasan Pelabuhan Internasional Bitung.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh wartawan Tribunmanado.co.id, Indri Panigoro kecelakaan terjadi di kawasan perempatan akses menuju Kota Bitung.

Dari video yang diterima Tribun Manado, terlihat sebuah kendaraan berwarna putih mengalami kerusakan berat pada bagian depan. 

Kap kendaraan ringsek, kaca depan pecah, dan struktur kabin bagian depan mengalami deformasi akibat benturan keras.

Sejumlah warga dan petugas tampak berada di sekitar lokasi untuk melakukan penanganan.

Menurut saksi mata bernama Merlyn, saat kejadian dirinya sedang dalam perjalanan menuju Kota Bitung melalui jalan tol.

"Kejadian jam 04.30 Wita. Kami mau ke Bitung lewat jalan tol, terus lihat ada mobil pengangkutbox  ikan sudah hancur," ujar Merlyn saat diwawancari via WhatsApp Selasa siang.

Ia mengaku melihat sebuah kendaraan yang telah mengalami kecelakaan di lokasi tersebut.

Informasi sementara menyebutkan terdapat dua korban yang berada di dalam kendaraan, yakni seorang perempuan dan seorang laki-laki.

"Ada dua yang terjepit di dalam mobil akibat kondisi kendaraan yang rusak parah," kata Merlyn.

Tribun Manado masih berupaya mengonfirmasi kejadian ini kepada pihak kepolisian dan pengelola Jalan Tol Manado–Bitung.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.