Bupati Morowali Gambarkan Bahodopi Jakarta Kecil, Kemacetan Bisa Capai Enam Jam
Regina Goldie June 23, 2026 11:22 AM

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menggambarkan Kecamatan Bahodopi sebagai “Jakarta kecil” akibat tingginya aktivitas industri yang diikuti dengan kepadatan penduduk dan kendaraan di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan saat menyambut Komandan Korem (Danrem) 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta, dalam jamuan makan malam bersama di Aula Kantor Bupati Morowali, Kompleks Perkantoran Fonuasingko, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Senin (22/6/2026) malam.

Menurut Iksan, Bahodopi saat ini menjadi salah satu kawasan dengan tingkat mobilitas tertinggi di Morowali. 

Tingginya aktivitas industri dan terus bertambahnya jumlah penduduk memicu kepadatan lalu lintas di wilayah tersebut.

Ia menyebut puluhan ribu pekerja beraktivitas di kawasan industri Bahodopi sehingga membuat arus kendaraan di kawasan itu sangat padat.

Sehingga berdampak pada arus lalu lintas di daerah itu.

Baca juga: Program GEMAR Dorong Ayah Hadir Saat Pengambilan Rapor di Buol

Bahkan Iksan mengaku pernah mengalami kemacetan parah saat melakukan perjalanan dari Bahodopi menuju Bungku. 

Waktu tempuh yang biasanya sekitar satu setengah jam berubah menjadi enam jam akibat arus kendaraan yang nyaris tidak bergerak.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi gambaran besarnya tekanan yang dihadapi kawasan industri seiring pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya jumlah penduduk.

Baca juga: Puncak Diskon Final WOW Sale INFORMA Makin WOW, Diskon Hingga 70 Persen dan Ekstra Diskon 5 Persen

Karena itu, pemerintah daerah mulai memikirkan berbagai langkah jangka panjang untuk mengurai kepadatan dan mencegah kemacetan semakin parah di masa mendatang.

“Ini mungkin pikiran-pikiran kita yang akan kita gagas ke depan. Bagaimana kondisi daerah ini supaya tidak terlalu macet,” katanya.

Ia menilai perkembangan industri yang pesat harus diimbangi dengan penataan infrastruktur dan perencanaan wilayah yang matang agar mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih optimal.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.