Bank Bengkulu Siapkan Langkah Strategis Usai Iswahyudi Definitif sebagai Direktur Utama
Ricky Jenihansen June 23, 2026 11:52 AM

 

TRIBUNBENGKULU.COM - Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) bersama kepala daerah lainnya menyepakati dan memutuskan secara bulat untuk mendefinitifkan Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt), bertempat di Aula H Mochtar Azehari Lantai 7 Graha Bank Bengkulu, Senin (22/6).

"RUPS Luar Biasa berjalan lancar dan baik. Dua keputusan penting sudah diambil, seluruh pemegang saham sepakat dan bulat, tidak ada perbedaan. Semua pemegang saham sama. Pertama untuk Direktur Utama sebelumnya Plt kita lanjutkan jadi definitif. Ini sudah lulus seleksi, ada 2 nama ya. Dan kedua untuk komisaris independen juga ada 2 nama lulusan seleksi dan pemegang saham sepakat dan bulat ada Aprikie Putra Wijaya sebagai Komisaris Independen," tegas Gubernur Bengkulu Helmi Hasan.

Perjalanan Karier Iswahyudi

Sebelumnya, ia telah menempati berbagai posisi strategis di Bank Pembangunan Daerah Bengkulu tersebut, mulai dari Pemimpin Divisi Pemasaran, Kepala Cabang Utama, Direktur Bisnis, hingga Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama lebih dari 1 tahun, terhitung Maret 2025 sampai Juni 2026. Bahkan, karier sebagai banker juga sejak ia memulai dari pengalaman di Bank Mandiri Syariah (BSM), sekarang BSI (Bank Syariah Indonesia).

Pengalaman panjang yang dimilikinya dinilai menjadi modal kuat untuk memimpin Bank Bengkulu ke depan.

Pada kesempatan yang sama, gubernur juga melantik Aprikie Putra Wijaya sebagai Komisaris Independen Bank Bengkulu.

Definitifnya Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, merupakan bentuk kepercayaan penuh dari seluruh pemegang saham atas kinerja dan pengabdiannya selama ini di Bank Bengkulu.

Menurutnya, pengalaman panjang Iswahyudi di berbagai posisi strategis di perbankan menjadi modal kuat untuk membawa Bank Bengkulu semakin maju.

“Iswahyudi berhasil mengatasi berbagai persoalan selama satu tahun menjabat sebagai pelaksana tugas direktur utama,” pungkas Gubernur Bengkulu.

bank bengkulu pelantikan iswahyudi 23423
FOTO BERSAMA - Foto bersama usai pelantikan Iswahyudi sebagai Direktur Utama dan Aprikie Putra Wijaya sebagai Komisaris Independen Bank Bengkulu, Senin (22/6). Bank Bengkulu menyiapkan langkah strategis setelah Iswahyudi definitif sebagai Direktur Utama hasil RUPS-LB.

Langkah Strategis Bank Bengkulu

Sementara itu, Iswahyudi menyampaikan bahwa Bank Bengkulu tidak hanya berorientasi pada pencapaian kinerja keuangan, tetapi juga harus mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Provinsi Bengkulu.

Pernyataan tersebut disampaikan Iswahyudi usai mengikuti arahan Gubernur Bengkulu selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Bengkulu dalam agenda pelantikan Direktur Utama dan Komisaris Independen yang baru pada RUPS-LB.

Menurut Iswahyudi, dalam dua tahun terakhir Bank Bengkulu telah menunjukkan capaian positif dan berada pada jalur yang tepat (on the track) dari sisi kinerja keuangan.

Berbagai indikator seperti pertumbuhan usaha, efisiensi, dan pencapaian target perusahaan terus menunjukkan perkembangan yang baik.

"Dalam dua tahun terakhir Bank Bengkulu sudah berada pada jalur yang tepat dari sisi kinerja keuangan, baik pencapaian maupun efisiensi. Namun tugas Bank Bengkulu tidak berhenti pada capaian tersebut," ujar Iswahyudi.

Ia menjelaskan, arahan Gubernur Bengkulu menekankan pentingnya peran Bank Bengkulu sebagai bank daerah yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Oleh karena itu, jajaran direksi bersama Komisaris Independen yang baru dilantik akan merumuskan berbagai langkah strategis yang lebih konkret, baik dari sisi internal maupun eksternal perusahaan.

"Kami bersama Komisaris Independen yang baru akan merumuskan langkah-langkah yang lebih konkret agar Bank Bengkulu semakin memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat Provinsi Bengkulu," katanya.

Iswahyudi menegaskan, salah satu pesan penting yang disampaikan Gubernur Bengkulu adalah bahwa Bank Bengkulu merupakan milik seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu.

Karena itu, keberadaan dan kemajuan bank daerah tersebut harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

"Pak Gubernur menegaskan bahwa Bank Bengkulu bukan milik direksi, bukan milik pemegang saham semata, dan bukan milik karyawan Bank Bengkulu. Bank Bengkulu adalah milik masyarakat Provinsi Bengkulu. Karena itu, kita tidak bisa hanya berbicara mengenai kesejahteraan karyawan, tetapi bagaimana Bank Bengkulu mampu ikut menyejahterakan masyarakat Bengkulu sebagai pemilik yang sesungguhnya," jelasnya.

Lebih lanjut, Iswahyudi mengatakan bahwa ukuran keberhasilan Bank Bengkulu ke depan tidak hanya dilihat dari besarnya keuntungan yang diperoleh perusahaan, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat melalui berbagai program, layanan, dan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

"Ketika Bank Bengkulu maju, maka yang harus menjadi perhatian adalah apa manfaat yang dirasakan masyarakat Provinsi Bengkulu. Itu yang menjadi fokus kami ke depan," pungkasnya.

Dukungan Komisaris Independen

Pada kesempatan yang sama, Aprikie Putra Wijaya, Komisaris Independen baru Bank Bengkulu, akan memberikan dukungan penuh dan akan melakukan yang terbaik sesuai fungsinya dalam menjalankan kinerja sehingga Bank Bengkulu memberikan dampak yang luas.

"Jadi, prinsipnya saya, eh, mendukung, eh, kawan-kawan dari direksi merumuskan kebijakan. Fungsi saya adalah memastikan bahwa tata kelola itu berjalan dengan baik, sesuai dengan good corporate governance serta manajemen risiko, manajemen kepatuhan, dan prinsip kehati-hatian itu berjalan dengan baik dan tepat. Prinsip saya melakukan pengawasan, biar kinerja Bank Bengkulu berada di jalur yang tepat, tumbuh dengan sehat, dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat," terang Komisaris Independen Bank Bengkulu. (Adv/gik)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.