KAI Divre IV Tanjungkarang Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Stasiun Sukamenanti
Robertus Didik Budiawan Cahyono June 23, 2026 01:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang kembali menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat melalui program Rail Clinic.

Baca juga: KAI Divre IV Tanjungkarang Amankan 29 Bidang Aset Negara di Lampung, Hasil Upaya Berkelanjutan

Kegiatan yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini digelar di Stasiun Sukamenanti, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, Selasa (23/6/2026).

Program layanan kesehatan bergerak ini menyasar sedikitnya 250 warga yang tinggal di sekitar jalur dan stasiun Sukamenanti, termasuk siswa sekolah dasar di wilayah tersebut. 

Kehadiran Rail Clinic menjadi bentuk kepedulian KAI terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat di sekitar area operasional perkeretaapian.

Executive Vice President PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Hendy Helmy mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya perusahaan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui layanan nyata, khususnya di bidang kesehatan.

"Melalui program Rail Clinic, KAI ingin memberikan manfaat nyata kepada masyarakat yang berada di sekitar jalur dan stasiun. Ini juga bentuk komitmen kami untuk terus mempererat hubungan dengan masyarakat," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Rail Clinic generasi ke-2 yang dihadirkan KAI menyediakan layanan kesehatan primer atau tingkat pertama.

Sejumlah layanan diberikan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan kebidanan, kesehatan mata, kesehatan gigi, layanan ibu dan anak, hingga pemeriksaan laboratorium sederhana. 

Tim medis juga memberikan penyuluhan kesehatan kepada warga yang hadir.

Tak hanya layanan kesehatan, KAI Divre IV Tanjungkarang juga menyalurkan bantuan alat bantu kesehatan berupa 2 kursi roda, 8 kruk, 20 kacamata untuk lanjut usia, serta 30 kacamata baca untuk siswa sekolah dasar.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dalam aktivitas sehari-hari.

Selain itu, petugas dari Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) turut memberikan edukasi keselamatan perjalanan kereta api kepada warga. 

Sosialisasi ini menekankan pentingnya menjaga keselamatan di sekitar jalur rel serta menghindari aktivitas yang dapat membahayakan perjalanan kereta api.

Hendy menambahkan, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, tetapi juga memperkuat pemahaman terkait keselamatan di lingkungan perkeretaapian.

"Kami berharap Rail Clinic bisa membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kami juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api agar operasional berjalan aman dan andal," pungkasnya. (Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.