3 Pekan Bikin Warga Pelalawan Resah, Beruang Madu Akhirnya Masuk Perangkap
Ariestia June 23, 2026 01:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tim Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, berhasil menangkap seekor Beruang Madu (Helarctos malayanus), yang selama beberapa pekan terakhir, dilaporkan berkeliaran di sekitar permukiman warga di Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.

Kehadiran satwa dilindungi tersebut sempat membuat warga resah karena beberapa kali terlihat mendekati area kebun dan permukiman sejak akhir Mei 2026. 

Laporan awal disampaikan oleh Lurah Kerumutan kepada tim BBKSDA Riau, yang kemudian langsung melakukan langkah mitigasi di lapangan.

Baca juga: Beruang Madu yang Masuk Box Trap di Kerumutan Pelalawan Dilepasliarkan

Sebagai respons cepat, pada 30 Mei 2026 tim Resor KSDA Kerumutan Tengah memasang satu unit kandang jebak (box trap) di titik yang diduga menjadi jalur pergerakan satwa. 

Upaya pemantauan intensif dilakukan selama beberapa pekan untuk memastikan efektivitas perangkap tersebut.

Hingga akhirnya pada 19 Juni 2026, beruang madu tersebut berhasil masuk ke dalam kandang jebak yang telah dipasang petugas.

Kepala BBKSDA Riau, Supartono menjelaskan, saat dilakukan pengecekan kondisi satwa, tidak ditemukan adanya luka maupun cacat pada tubuh beruang. 

Namun, satwa terlihat aktif, agresif, dan masih menunjukkan sifat liarnya.

“Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi beruang dalam keadaan sehat. Karena tetap menunjukkan perilaku liar dan untuk menghindari risiko konflik ulang, kami memutuskan melakukan pelepasliaran ke habitat yang lebih jauh dari permukiman,” ujar Supartono, Selasa (23/6/2026).

Proses evakuasi dan pelepasliaran dilakukan dengan melibatkan unsur masyarakat, pihak kelurahan, serta Bhabinkamtibmas setempat.

BBKSDA Riau mengimbau warga agar tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri maupun satwa, serta segera melapor jika kembali melihat kemunculan Beruang Madu di sekitar permukiman.

Dengan penanganan terpadu ini, BBKSDA Riau berharap potensi konflik manusia dan satwa liar dapat ditekan, sekaligus menjaga kelestarian Beruang Madu sebagai satwa dilindungi.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.