Bertemu Putrinya di Tempat Ramai, Ruben Onsu Merasa Tak Intimate 
Anita K Wardhani June 23, 2026 01:38 PM

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Usai paginya mengadukan soal insentitas pertemuan anak ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ruben Onsu akhirnya bertemu anak-anaknya, yang dibawa oleh Sarwendah Senin (22/6/2026) malam. 


Pertemuan antara Ruben bersama anak-anak dan Sarwendah terjadi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten saat sang presenter akan berangkat ke tanah suci untuk ibadah umrah.

Baca juga: Ruben Onsu Bertemu Sarwendah dan Anak Jelang Umrah, Salah Tingkah & Tersenyum Digoda Ivan Gunawan 

Usai bertemu, pria berusia 42 tahun itu mengaku sangat senang. Namun ia menyayangkan pertemuan dengan anak-anak terjadi dalam kondisi yang ramai.

"Cuma kan ini dalam situasi yang ramai, jadi untuk yang intimate juga belum. Tapi alhamdulillah, tetap disyukuri," kata Ruben Onsu.

RUBEN ONSU KE KPAI - Presenter Ruben Onsu, menyambangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Kunjungan ini memicu spekulasi terkait kisruh dengan Sarwendah terkait hak asuh karena  kunjungan tersebut berlangsung di tengah memanasnya persoalan terkait anak yang belakangan menjadi perhatian publik dengan Sarwendah.
RUBEN ONSU KE KPAI - Presenter Ruben Onsu, menyambangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Kunjungan ini memicu spekulasi terkait kisruh dengan Sarwendah terkait hak asuh karena kunjungan tersebut berlangsung di tengah memanasnya persoalan terkait anak yang belakangan menjadi perhatian publik dengan Sarwendah. (Tribunnews.com/Fauzi Nur Alamsyah)

Walaupun kondisinya tidak sesuai harapan, Ruben Samuel Onsu pun tak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada sang mantan, Sarwendah yang sudah membawa anak-anak untuk bertemu dengannya.

"Ya senang, alhamdulillah aku bilang terima kasih (ke Sarwendah)," ucapnya.

Presenter dan pengusaha kelahiran Jakarta itu pun hanya bisa berdoa agar masalah perseteruan anak dengan Sarwendah, bisa segera selesai. Ia pun tak lepas dengan berdoa.

"Pokoknya, saya cuma menyerahkan semua yang saya lewati ini lewat doa. Kita tidak pernah tahu ke depannya bagaimana setelah ini. Kalau Allah sudah mengatur semuanya, itu pasti jalan yang terbaik," jelasnya.

Bahkan diakui Ruben Onsu, ia akan memanjatkan doa kepada Allah saat umroh, agar masalahnya dengan Sarwendah bisa segera selesai.


Ruben Onsu Ingin Berkumpul, Tak Sekadar Bertemu Anak 

BERTEMU ANAK - Ruben Onsu tersenyum karena sebelum bertolak umrah ke Tanah Suci, sempat bertemu dengan buah hatinya yang datang bersama Sarwendah.Ini pertemuan yang mengharukan bagi Ruben dan anak-anaknya, mengingat Ruben sempat beberapa bulan tak bisa bertemu kedua putrinya itu. Saat momen haru ini, Ruben Onsu digoda Ivan Gunawan. 
BERTEMU ANAK - Ruben Onsu tersenyum karena sebelum bertolak umrah ke Tanah Suci, sempat bertemu dengan buah hatinya yang datang bersama Sarwendah.Ini pertemuan yang mengharukan bagi Ruben dan anak-anaknya, mengingat Ruben sempat beberapa bulan tak bisa bertemu kedua putrinya itu. Saat momen haru ini, Ruben Onsu digoda Ivan Gunawan.  (WartaKotalive.com/ARIE PUJI WALUYO)

Sebelumnya, Kuasa Hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkap salah satu poin yang diadukan kliennya ke KPAI adalah hak berkumpul ayah dan anak. 


Menurut Minola Sebayang, dalam kesepakatan yang tertuang dalam Akta Nomor 39 pada Juni 2024, disebutkan bahwa anak-anak Ruben Onsu dan Sarwendah memiliki hak untuk berkumpul bersama ayahnya selama dua hingga tiga hari dalam satu minggu.

Namun, Minola Sebayang menilai kesepakatan tersebut hingga kini tidak berjalan sebagaimana mestinya.

"Poin pertama adalah hak anak untuk bertemu dengan orang tuanya. Meskipun telah terjadi perceraian antara ayah dan ibu, tapi tidak ada mantan ayah, tidak ada mantan ibu, tidak ada mantan anak," kata Minola Sebayang saat mendampingi Ruben Onsu di kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan kesepakatan yang telah ditandatangani kedua belah pihak, anak-anak seharusnya dapat berkumpul dengan Ruben selama dua sampai tiga hari dalam satu minggu.

"Tadi sudah kami perlihatkan kepada pihak KPAI ada aturan yang memang bersifat tertulis, mengatur dan disepakati dua sampai tiga hari dalam satu minggu anak-anak ini berkumpul bersama dengan ayahnya," ujar Minola.

Menurutnya, yang dimaksud dalam kesepakatan tersebut bukan hanya bertemu dalam waktu singkat, tetapi berkumpul dan menghabiskan waktu bersama ayahnya.

"Jadi bukan bertemu, tapi berkumpul dua sampai tiga hari dengan ayahnya. Ini yang tidak terealisasi dengan berbagai macam alasan dan kondisi," ucapnya.

Minola mengatakan persoalan tersebut menjadi salah satu alasan Ruben mendatangi KPAI untuk berkonsultasi sekaligus membuat pengaduan.

Dalam dokumen itu disebutkan bahwa waktu kebersamaan anak bersama Ruben diatur berdasarkan kesepakatan kedua pihak.

"Di sini dalam Akta 39 memang ada kesepakatan dua sampai tiga hari dalam satu minggu berkumpul, tinggal bersama, dan waktunya diatur oleh kesepakatan para pihak. Jadi ini yang tidak terealisasi," katanya.

"Ini yang selalu kami tagih, tapi yang selalu muncul hal yang lain. Yang muncul masalah debt collector, masalah rumah, masalah lain. Hak anak untuk berkumpul bersama ayahnya ini tidak pernah tersentuh," tutur Minola.

Sementara itu, Ketua KPAI Aris Adi Leksono menegaskan pihaknya akan melakukan asesmen terhadap aduan yang disampaikan Ruben Onsu.

Menurut Aris, dalam setiap konflik keluarga, kepentingan terbaik bagi anak harus menjadi prioritas utama.

"Dalam konflik keluarga, dalam konflik pengasuhan dan lain sebagainya, anak tidak boleh menjadi korban," kata Aris.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.