- Pasukan Rusia dilaporkan menyerang tiga kapal kargo berbendera asing.
Kapal kargo berbendera asing itu dilaporkan menuju pelabuhan Ukraina.
Serangan tersebut berlangsung di Laut Hitam pada Senin (22/6/2026) malam.
Akibat serangan tersebut, seorang awak kapal berkebangsaan Mesir dilaporkan tewas.
Kapal kargo tersebut juga terbakar hebat.
Dari tiga serangan Moskow, kapal kargo Curah Victress milik Turki menjadi kapal yang paling parah mengalami serangan.
Kapal tersebut dilaporkan berbendera Panama.
Serangan Moskow dilancarkan dengan drone canggih Rusia.
Delapan kru lain di antaranya warga negara Turki dan India dievakuasi akibat serangan tersebut.
Wakil Perdana Menteri Ukraina, Oleksii Kuleba melaporkan bahwa dua kapal lain yang diserang berbendera Belize dan juga Palau.
Namun dua kapal tersebut dilaporkan mampu melanjutkan perjalanan mereka karena hanya mengalami kerusakan ringan.
"Rusia tetap menjadi ancaman utama bagi keamanan dan kemakmuran Laut Hitam," ucap Menteri Luar Negeri Andrii Sybiha.
Serangan itu terjadi hanya empat hari setelah Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Moskow.
Pertemuan itu membahas soal keamanan pelayaran di Laut Hitam.
Hingga soal potensi Turki sebagai tuan rumah perundingan perdamaian di masa depan.
Sejauh ini, Rusia belum berkomentar soal insiden tersebut.
Sejak konflik pecah dengan Ukraina, Rusia secara teratur menargetkan pengiriman sipil di koridor tersebut.
Termasuk kapal-kapal besar yang membawa gandum Ukraina ke negara-negara di Global South.