Tanggal 23 Juni 2026 Memperingati Hari Apa? Ada Hari Olimpiade Internasional, Cek Sejarahnya
Vigestha Repit Dwi Yarda June 23, 2026 03:03 PM

BANGKAPSOC.OM -- Tanggal 23 Juni 2026 menjadi momen penting dengan diperingatinya dua hari internasional yang membawa pesan berbeda namun saling melengkapi.

Keduanya menyoroti pentingnya menciptakan masyarakat yang sehat, setara, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.

Peringatan tersebut adalah Hari Olimpiade Internasional (International Olympic Day) serta Hari Internasional Perempuan di Bidang Teknik (International Women in Engineering Day).

Baca juga: Pemkot Pangkalpinang Siapkan Ketapang Jadi Kampung Nelayan Merah Putih, Usul Lahan Satu Hektare

Hari Olimpiade Internasional diperingati setiap 23 Juni sebagai penanda lahirnya gerakan Olimpiade modern melalui pembentukan Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Lebih dari sekadar perayaan olahraga, momentum ini mengusung nilai persatuan, persahabatan, dan perdamaian yang dapat terjalin melalui kompetisi yang sehat.

Peringatan ini juga menjadi ajakan bagi masyarakat dunia untuk menjalani gaya hidup aktif, menjunjung sportivitas, dan memanfaatkan olahraga sebagai sarana mempererat hubungan antarindividu tanpa memandang perbedaan budaya, bahasa, maupun latar belakang.

Di tanggal yang sama, dunia juga memperingati Hari Internasional Perempuan di Bidang Teknik.

Momentum ini didedikasikan untuk mengakui kontribusi perempuan dalam dunia teknik, rekayasa, dan teknologi yang selama ini berperan besar dalam mendorong inovasi di berbagai sektor.

Selain memberikan apresiasi kepada para insinyur perempuan, peringatan tersebut bertujuan menginspirasi lebih banyak perempuan muda untuk menekuni bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Kesetaraan kesempatan dan keberagaman talenta dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan industri dan teknologi di masa depan.

Peringatan Internasional pada 23 Juni 2026

1. Hari Olimpiade Internasional (International Olympic Day)

Setiap 23 Juni, masyarakat dunia memperingati Hari Olimpiade Internasional untuk mengenang lahirnya gerakan Olimpiade modern yang menyatukan bangsa-bangsa melalui olahraga. Perayaan ini menegaskan bahwa olahraga bukan hanya soal meraih kemenangan, melainkan juga sarana membangun solidaritas dan perdamaian global.

Gagasan peringatan ini pertama kali diajukan oleh anggota IOC asal Cekoslowakia, Dr. Josef Gruss, pada 1947.

Usulan tersebut kemudian dibahas dalam Sidang IOC ke-42 di St. Moritz, Swiss, pada Januari 1948.

Dari hasil pertemuan itu, disepakati bahwa 23 Juni dipilih sebagai tanggal peringatan karena bertepatan dengan hari berdirinya IOC pada tahun 1894.

Sejarah Olimpiade sendiri berakar dari Yunani kuno sekitar tahun 776 SM. Pada masa itu, ajang olahraga digelar sebagai bagian dari festival keagamaan untuk menghormati Zeus.

Cabang yang dipertandingkan awalnya hanya lomba lari, sebelum berkembang menjadi berbagai nomor olahraga dan berlangsung secara berkala setiap empat tahun.

Saat ini, Hari Olimpiade Internasional dirayakan melalui beragam kegiatan, mulai dari jalan santai, lari massal, kompetisi olahraga, seminar edukasi, hingga kegiatan seni dan budaya. Seluruh rangkaian tersebut mengusung tiga nilai utama, yakni Move (Bergerak), Learn (Belajar), dan Discover (Menemukan).

2. Hari Internasional Perempuan di Bidang Teknik (International Women in Engineering Day)

Tanggal 23 Juni juga dikenal sebagai Hari Internasional Perempuan di Bidang Teknik. Peringatan ini menjadi wadah untuk mengapresiasi kiprah perempuan dalam dunia rekayasa sekaligus mengingatkan pentingnya keterlibatan mereka dalam perkembangan teknologi modern.

Peringatan tersebut pertama kali digagas di Inggris pada 2014 oleh Women's Engineering Society (WES), organisasi yang telah berdiri sejak 1919.

WES dibentuk setelah Perang Dunia I berakhir, ketika banyak perempuan yang telah berkontribusi di sektor teknik selama masa perang dan ingin melanjutkan karier di bidang tersebut.

Popularitas peringatan ini terus berkembang hingga mendapat dukungan UNESCO pada 2016. Setahun kemudian, peringatan tersebut mulai dirayakan secara internasional dengan partisipasi dari berbagai negara.

Hari Internasional Perempuan di Bidang Teknik bertujuan mendorong terbukanya akses dan kesempatan yang lebih luas bagi perempuan untuk berkarier di sektor teknik.

Berbagai kampus, perusahaan, organisasi profesi, dan lembaga pemerintahan kerap memanfaatkan momentum ini untuk menyelenggarakan kegiatan yang mendukung peningkatan partisipasi perempuan dalam bidang rekayasa.

Selain itu, peringatan ini menegaskan bahwa kemajuan dunia teknik membutuhkan keberagaman perspektif dan kemampuan terbaik tanpa dibatasi oleh gender. Kehadiran lebih banyak perempuan di bidang teknik diharapkan dapat memperkaya inovasi dan membantu menjawab berbagai tantangan global di masa mendatang.

(Tribunnews.com/Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.