TRIBUNCIREBON.COM - Langkah tak biasa dan tegas diambil oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, demi mengakhiri pelarian Taufik Hidayat.
Pria tersebut merupakan tersangka utama dalam kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap seorang wanita asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, berinisial YTR (29).
Tak tanggung-tanggung, demi mempercepat penangkapan sang buronan, Dedi Mulyadi secara personal mengumumkan sayembara dengan nilai fantastis.
Uang tunai sebesar Rp250 juta disiapkan bagi siapapun yang mampu memberikan petunjuk valid mengenai keberadaan pelaku.
Keputusan ini diambil sebagai respons atas keresahan publik yang meluas setelah mencuatnya kekejaman insiden tersebut. Lewat sebuah video yang diunggah di akun Instagram resminya, Dedi Mulyadi mengecam keras tindakan pelaku yang dinilainya sangat tidak manusiawi.
Orang nomor satu di Jawa Barat ini juga menegaskan dukungan penuhnya kepada jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat agar segera menyeret tersangka ke meja hijau.
"Kepada seluruh warga Jabar dan warga Indonesia, saya menyampaikan ada peristiwa yang biadab terjadi di Jawa Barat. Seorang perempuan yang dipacari, disekap, dianiaya, dicacatkan kedua matanya hingga tidak melihat lagi, dan bibirnya mungkin digunting sampai saya tidak tega melihatnya, seluruh tubuhnya melepuh dan rusak," ungkapnya,
Baca juga: Dedi Mulyadi ke Gedung PYCH, Buku Ini Ungkap Rahasia Sukses 15 Ribu Pemuda Papua
"Saya sangat marah dengan laki-laki seperti ini, bernama Taufik Hidayat, yang sekarang jadi buronan. Dan saya meyakini bahwa tim Polda Jabar akan mampu dengan cepat menangkapnya. Tetapi saya juga memberikan ruang bagi warga dimanapun berada, untuk berpartisipasi mencarinya," tegas Dedi.
Ia kembali mempertegas komitmennya terkait imbalan besar bagi masyarakat yang dapat membantu tugas kepolisian mengamankan tersangka.
"Dan siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya, saya memberikan hadiah Rp 250 juta, sebagai bentuk partisipasi saya, agar Taufik Hidayat segera ditemukan dan segera ditangkap," sambungnya.
Apresiasi tinggi juga ia layangkan kepada pihak kepolisian, dibarengi dengan seruan agar publik saling bersinergi melakukan pelacakan.
"Saya ucapkan terima kasih pada jajaran Polda Jabar. Mari kita bersama terus menangkap saudara Taufik Hidayat si biadab ini, dan pada seluruh warga, mari kita sama-sama mencarinya," tutur Gubernur.
Sebelumnya, momen pemantauan kasus kekerasan dan penyekapan wanita Rancaekek ini juga mendapat perhatian dari Kepala Kanwil HAM Jabar, Hasbullah Fudail, yang sempat mengunjungi RSHS Bandung pada Jumat (19/6/2026).