TRIBUNNEWS.COM - Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel membuat sebuah peringatan cukup unik demi menjaga Harry Kane dkk. selalu prima sepanjang pagelaran Piala Dunia 2026.
Timnas Inggris memulai langkah mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang menjanjikan.
The Three Lions sukses menaklukkan Kroasia dengan skor 4-2, kemenangan yang menjadi modal berharga untuk menghadapi laga-laga berikutnya di fase grup.
Kini perhatian skuad asuhan Thomas Tuchel tertuju pada Ghana. Pertandingan yang akan digelar di Gillette Stadium itu sangat penting karena kemenangan akan memastikan Inggris keluar sebagai juara Grup L.
Menjelang duel tersebut, Tuchel mengungkapkan filosofi yang ia terapkan untuk menjaga lini serang Inggris tetap tajam.
Menariknya, pelatih asal Jerman itu justru merasa terkadang tugas pelatih adalah tidak terlalu banyak mengintervensi para pemain.
Hal itu dibenarkan oleh Gigih dalam podcast Tribunnews berjudul "SUPER TAKTIK: Prediksi Grup G-L Piala Dunia 2026, Grupnya Para Calon Juara" di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Kuncinya kalau memang mau melaju jauh buat Inggris itu gimana caranya menjaga ruang ganti tetap kondusif. Itu aja, tetap kondusif dan pemain-pemain ini nyaman," kata football enthusiast asal Semarang, Gigih.
Inggris tampil sangat meyakinkan saat mengatasi Kroasia. Harry Kane, Jude Bellingham, dan Marcus Rashford menjadi aktor utama di balik kemenangan tersebut lewat kontribusi mereka di lini depan.
Saat ditanya soal rahasia di balik permainan menyerang Inggris yang begitu cair dan bebas, Tuchel memberikan jawaban yang terinspirasi dari dunia musik.
"Saya sangat bahagia dan beruntung karena para pemain sudah datang dengan pola pikir yang tepat. Jadi saya tidak perlu membawa mereka ke pola pikir itu, karena mereka sudah memilikinya sejak awal," ujar Tuchel, dalam video sesi konferensi pers yang diunggah SkySports, Selasa (23/6) waktu setempat.
Menurut mantan pelatih Chelsea dan Bayern Munchen tersebut, tantangan terbesar bukan membangun mentalitas para pemain, melainkan menjaga agar semangat dan mindset itu tetap konsisten sepanjang turnamen.
Baca juga: Prediksi Kolombia vs RD Kongo: Asa Luis Diaz Cs Kunci Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Tuchel kemudian mengutip filosofi seorang dirigen orkestra terkenal yang menurutnya sangat relevan dengan pekerjaannya sebagai pelatih.
"Seorang dirigen pernah mengatakan bahwa dia tidak ingin mengganggu musik dan tidak ingin mengganggu para musisinya. Kurang lebih itulah yang kami coba lakukan sebagai tim pelatih," katanya sembari tertawa, dalam balutan jaket timnas Inggris berwarna abu-abu.
Filosofi itu diterapkan dengan memberi ruang bagi para pemain untuk mengekspresikan kemampuan terbaik mereka, terutama ketika tim sedang menyerang.
"Kami tidak ingin terlalu mengganggu para pemain ataupun jalannya pertandingan. Kami hanya mendorong mereka untuk bermain dengan kebebasan, terutama di area menyerang," lanjut Tuchel.
Meski memberikan kebebasan saat menyerang, Tuchel tetap menuntut disiplin tinggi ketika tim kehilangan bola.
Menurutnya, salah satu hal paling mengesankan dari skuad Inggris saat ini adalah kemauan mereka untuk bertahan dan bekerja bersama sebagai satu kesatuan.
"Saat ini sangat mengesankan melihat bagaimana para pemain menerima ide untuk bertahan bersama-sama," ujarnya.
Ia menilai Inggris menunjukkan kualitas tersebut pada babak kedua saat menghadapi Kroasia, terutama dalam menerapkan pressing tinggi yang konsisten.
"Itu yang kami lakukan dengan sangat baik di babak kedua. Kami terus menekan lawan dengan intensitas tinggi, dan itu juga yang ingin kami lakukan saat menghadapi Ghana," tambahnya.
Namun, Tuchel sadar bahwa Ghana akan memberikan tantangan yang berbeda dibanding Kroasia.
Karena itu, Inggris harus siap beradaptasi dan menghadapi berbagai skenario yang mungkin muncul selama pertandingan berlangsung.
Dengan kepercayaan diri yang sedang tinggi serta atmosfer positif di dalam tim, Inggris kini memburu kemenangan kedua yang akan mengamankan posisi mereka di puncak klasemen Grup L dan membuka jalan menuju fase gugur Piala Dunia 2026.
(Tribunnews.com/Giri)