Jejak Kelam Taufik Penyekap Wanita Rancaekek: Pernah Tersandung Kasus Penganiayaan Mantan Istri
Ravianto June 23, 2026 05:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sosok Taufik Hidayat (30), pria yang diduga kuat melakukan penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap YTR (29) warga Rancaekek, Bandung, Jawa Barat kini menjadi sorotan nasional.

Taufik Hidayat diduga sekap dan aniaya YTR dalam 3 tahun terakhir.

Akibatnya, YTR luka parah di bagian wajah, mata buta dan bibir menjadi sumbing.

Taufik Hidayat masih buron.

Di balik kesan "normal" masa kecilnya di Kabupaten Bandung, Taufik Hidayat ternyata memiliki rekam jejak kelam dan pernah tersandung kasus yang sama di masa lalu.

Fakta mengejutkan ini diungkapkan oleh Ketua RT 05/RW 07 Kampung Tegalame, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Abdul Ghani Jalalludin (37).

Berdasarkan informasi yang beredar di lingkungan warga, kegagalan rumah tangga Taufik Hidayat sebelumnya diduga kuat dipicu oleh aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

RUMAH TH - Rumah milik keluarga TH (30) di Rumah yang berada di Kampung Tegalame, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung. Tribun Jabar / Adi Ramadhan Pratama.
RUMAH TH - Rumah milik keluarga TH (30) di Rumah yang berada di Kampung Tegalame, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung. Tribun Jabar / Adi Ramadhan Pratama. (Tribun Jabar/Adi Ramadhan Pratama)

"Setahu saya dia pernah berkeluarga tapi istrinya bukan orang sini, dan sudah cerai juga. Cuma emang, dia juga punya kasus penganiayaan sama mantan istrinya dulu," ungkap Ghani saat ditemui Tribun Jabar, Selasa (23/6/2026).

Meski demikian, Ghani mengaku tidak mengetahui secara pasti akhir dari kasus hukum masa lalu pelaku tersebut.

"Saya tidak tahu kepastiannya, apakah sempat dipenjara atau bagaimana," tambahnya.

Berubah Drastis Setelah Merantau Kerja

Sebelum tabiat kasarnya terkuak, Taufik Hidayat dikenal warga setempat sebagai pribadi yang biasa saja dan tidak pernah membuat onar semasa kecil.

Ia tumbuh besar, mengaji di madrasah, dan bersekolah seperti anak-anak pada umumnya di Kecamatan Nagreg.

Perubahan kepribadian Taufik Hidayat mulai dirasakan warga setelah ia beranjak dewasa dan memutuskan mencari nafkah di luar daerah.

Sejak saat itu, pelaku menjadi sosok yang sangat tertutup dan menarik diri dari lingkungan sosial.

"Setelah dewasa itu jarang bersosialisasi, terutama setelah kerja."

"Kalau lagi pulang ke sini, dia langsung masuk rumah dan jarang banget berkomunikasi. Saya saja terakhir lihat tahun lalu, itu juga cuma lewat," kata Ghani.

Pola Pengulangan Kekerasan yang Lebih Sadis

Dugaan rekam jejak kekerasan masa lalu ini selaras dengan nasib tragis yang kini menimpa YTR.

Korban yang dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak tahun 2023 setelah berkenalan dengan Taufik Hidayat, ditemukan dalam kondisi kritis dan mengenaskan di IGD Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada Rabu (13/6/2026).

Selama tiga tahun disembunyikan pelaku dengan berpindah-pindah kontrakan, YTR mengalami penyiksaan berat yang mengakibatkan:

  • Kerusakan wajah parah hingga sulit dikenali.
  • Luka robek pada bibir atas (sumbing akibat digunting).
  • Kebutaan total pada kedua matanya.

Saat ini, pihak kepolisian dari Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan intensif dan memburu Taufik Hidayat yang sempat meloloskan diri saat kamar kontrakannya di Cinunuk digerebek petugas.

Rekam jejak pelaku yang pernah tersandung kasus penganiayaan serupa kini menjadi salah satu poin penting dalam penyelidikan kepolisian. (*)

Baca juga: Berawal dari Konser Musik Lalu Hilang 3 Tahun, Wanita Rancaekek Ditemukan Buta, Diduga Disekap Pacar

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.