Tim nasional Norwegia memastikan tempat mereka di babak gugur Piala Dunia FIFA 2026 setelah mengalahkan Senegal dengan skor 3-2 di New Jersey pada hari Senin. Setelah kemenangan tersebut, para pemain bergabung dengan para pendukung untuk melakukan perayaan tradisional "Viking Row" yang dipimpin oleh kapten Martin Ødegaard.
Tradisi Viking Row telah menjadi salah satu perayaan paling populer di kalangan pendukung Norwegia selama turnamen ini. Para suporter duduk dalam formasi menyerupai perahu panjang bangsa Viking dan menirukan gerakan mendayung mengikuti irama ketukan drum, yang sering dibandingkan dengan "Viking Clap" terkenal dari Islandia pada Euro 2016.
Pendukung Norwegia telah melakukan nyanyian ini dalam dua pertandingan Piala Dunia mereka, baik di Boston maupun New York City. Setelah kemenangan pada hari Senin, para pemain dan staf pelatih turut merayakan bersama para penggemar di tribun.
Pencetak gol kemenangan, Erling Haaland, mengungkapkan bahwa ia sudah ingin berpartisipasi dalam ritual tersebut jika Norwegia berhasil meraih kemenangan.
“Saya melihatnya di internet; ini benar-benar menjadi viral,” ujar Haaland kepada Fox Sports. “Martin [Ødegaard] bertanya kepada saya sebelum pertandingan: ‘Apakah menurutmu kita harus ikut bergabung?’ Saya bilang, ‘kalau kita menang, ayo saja, kenapa tidak?’”
Setelah peluit panjang dibunyikan, Haaland, rekan-rekannya, serta pelatih Ståle Solbakken mendatangi area pendukung Norwegia, duduk dalam formasi, dan bergabung dalam perayaan Viking Row tersebut.
Haaland mencetak dua gol dalam pertandingan itu, membuat total golnya di turnamen menjadi empat. Ia tetap bersaing dalam perebutan Sepatu Emas bersama pemain-pemain seperti Lionel Messi, Kylian Mbappé, dan Harry Kane.
Kapten Ødegaard memimpin ritme selama perayaan dengan menabuh drum, sementara para pemain dan penggemar bersatu dalam suasana euforia setelah pertandingan.
Viking Row melambangkan persatuan, kekuatan, dan kerja sama tim. Terinspirasi oleh gambaran para pejuang Viking yang mendayung bersama sebelum bertempur, para pendukung melakukan gerakan ini secara serempak sebagai bentuk dukungan kepada tim nasional mereka.
Di atas lapangan, Norwegia unggul terlebih dahulu pada menit ke-43 melalui gol Marcus Holmgren Pedersen. Haaland kemudian menambah dua gol pada menit ke-48 dan ke-58 untuk memastikan keunggulan dan membawa Norwegia melangkah ke babak berikutnya.
Hasil tersebut memastikan Norwegia finis minimal di posisi kedua Grup I. Pertandingan terakhir fase grup melawan tim nasional Prancis di Foxborough, Massachusetts, pada hari Jumat akan menentukan siapa yang menempati posisi teratas grup.