TRIBUNJAMBI.COM,KUALATUNGKAL- Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) berencana melakukan seleksi terbuka atau lelang jabatan untuk mengisi sejumlah posisi eselon II yang saat ini mengalami kekosongan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanjab Barat, Saldi, mengatakan terdapat enam jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat.
Kekosongan tersebut terjadi karena pejabat sebelumnya telah memasuki masa purnatugas atau pensiun.
“Enam jabatan yang kosong itu karena pejabatnya sudah memasuki masa pensiun,” kata Saldi, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, dari sejumlah jabatan yang kosong tersebut, tiga organisasi perangkat daerah (OPD) telah dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) guna menjaga kelancaran jalannya pemerintahan dan pelayanan publik.
Ketiga OPD tersebut yakni Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Selain tiga jabatan tersebut, beberapa posisi strategis lainnya juga mengalami kekosongan. Pada tahun 2026 ini, terdapat sejumlah pejabat eselon II yang memasuki masa pensiun, di antaranya Sekretaris DPRD (Sekwan), Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Staf Ahli Bupati.
Saldi menjelaskan, kebutuhan pengisian jabatan akan terus bertambah dalam beberapa tahun ke depan.
Pasalnya, pada tahun 2027 mendatang terdapat dua pejabat eselon II lainnya yang juga akan memasuki masa pensiun.
“Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kepala Badan Pendapatan Daerah akan memasuki masa pensiun pada tahun depan,” ujarnya.
Untuk mengisi jabatan-jabatan yang kosong tersebut, Pemkab Tanjab Barat berencana menggelar asesmen dan seleksi terbuka sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun, pelaksanaan tahapan tersebut masih menunggu dukungan anggaran.
Pemerintah daerah, kata Saldi, akan terlebih dahulu mengajukan kebutuhan anggaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2026.
“Nanti kita ajukan dulu dana untuk asesmen. Setelah itu baru bisa dilakukan tahapan seleksi terbuka atau lelang jabatan,” tegasnya.
Rencana lelang jabatan ini diharapkan dapat menghasilkan pejabat yang kompeten dan profesional untuk mengisi posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sekaligus memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal. (Sopianto/Tribunjambi)
Baca juga: 96 Desa Cairkan Dana Desa Tahap II, PMD Batang Hari Target Rampung Juli