Kuota Murid Baru SMKN 1 Sekadau 2026: 396 Siswa, Hari Kedua Pendaftaran 246 Calon Siswa Sudah Daftar
Syahroni June 23, 2026 03:32 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU – Minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke SMKN 1 Sekadau pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027 menunjukkan tren positif. 

Hingga hari kedua pendaftaran, jumlah calon peserta didik yang telah terdata dalam sistem mencapai 246 orang.

Pendaftaran sendiri resmi dibuka sejak 22 Juni 2026.

Baca juga: Banjir Rendam Tiga Desa di Nanga Mahap Sekadau Kalbar dan 3.000 Lebih Warga Terdampak

Untuk membantu masyarakat, pihak sekolah menyediakan layanan pendampingan pembuatan akun dan penginputan data secara langsung di lingkungan sekolah.

Kepala SMKN 1 Sekadau, Basep, mengatakan masih banyak masyarakat yang belum memahami tahapan pendaftaran secara daring, sehingga sekolah membuka sejumlah layanan bantuan.

“Masih banyak masyarakat yang belum memahami tahapan pembuatan akun maupun proses penginputan data. Karena itu kami membuka beberapa loket pelayanan untuk membantu mereka,” ujar Basep kepada tribunpontianak.co.id, Selasa 23 Juni 2026.

Ia menjelaskan, terdapat delapan loket pelayanan yang dioperasikan secara bersama oleh petugas sekolah tanpa dibedakan berdasarkan jurusan.

Hal ini dilakukan agar proses pelayanan lebih cepat dan tidak menimbulkan antrean panjang.

Baca juga: Gas Melon Langka! Warga Sekadau Kalbar Harus Beli LPG 3 Kg Rp45 Ribu Pertabung

“Kami menerima semuanya di loket yang tersedia. Semua operator bekerja sama membantu masyarakat, baik untuk pembuatan akun maupun input nilai rapor,” jelasnya.

Basep menambahkan, sistem PPDB SMK tahun ini sepenuhnya dilakukan secara online dan dikelola oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Proses seleksi ditentukan berdasarkan nilai rapor SMP/MTs yang dikombinasikan dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

“Proses seleksi murni dari sistem provinsi. Sekolah hanya membantu memfasilitasi masyarakat dalam proses pendaftaran,” katanya.

Pada hari pertama pendaftaran, sistem sempat mengalami gangguan akibat tingginya jumlah akses secara bersamaan. Namun kondisi tersebut kini telah kembali normal.

“Karena hari pertama dan banyak yang mengakses, server sempat mengalami gangguan. Kami bahkan melayani sampai pukul 16.00 WIB, padahal biasanya selesai pukul 14.00 WIB,” ungkapnya.

Meski demikian, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Bahkan pada hari pertama, jumlah pendaftar sudah melampaui 225 orang.

Basep menilai tingginya minat tersebut menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap SMKN 1 Sekadau dari tahun ke tahun.

“Ini menjadi angin segar bagi kami. Kepercayaan masyarakat terhadap SMKN 1 Sekadau sangat luar biasa. Tentu ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan,” tuturnya.

Tahun ini, SMKN 1 Sekadau membuka 11 rombongan belajar (rombel) dari delapan jurusan dengan total kuota 396 peserta didik. Pihak sekolah optimistis kuota tersebut dapat terpenuhi hingga penutupan pendaftaran pada 11 Juli 2026.

“Dari kuota 396 siswa, yang masuk ke sistem baru 246 orang. Ini masih hari kedua, jadi masih ada waktu yang cukup panjang,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu datang langsung ke sekolah jika mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran.

“Kami siap membantu setiap hari selama masa penerimaan murid baru. Jika ada kendala jaringan atau kesulitan input data, silakan datang ke sekolah,” ujarnya.

Dalam proses pendaftaran, setiap calon siswa dapat memilih hingga tiga jurusan sesuai minat.

Sementara itu, pendaftar SMKN 1 Sekadau masih didominasi warga Kabupaten Sekadau, namun juga berasal dari Sanggau, Sintang, Melawi, hingga luar Pulau Jawa.

“SMK tidak menerapkan sistem zonasi, sehingga siswa dari daerah mana pun bisa mendaftar,” pungkas Basep.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.