Laporan Wartawan Tribun Gayo Rasidan | Gayo Lues
TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Jembatan darurat di ruas jalan kabupaten kawasan Aih Bobo, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, putus total setelah diterjang banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, Selasa (23/6/2026).
Jembatan darurat jenis Aramco yang dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu diketahui baru diresmikan pada 12 Februari 2026.
Peresmian dilakukan oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten (Sekdakab) Gayo Lues, Amrin ST, yang mewakili Bupati Gayo Lues saat itu.
Baca juga: Jalan Blangkejeren-Kutacane Masih Rawan Longsor, Kasatlantas Imbau Warga Hindari Perjalanan Malam
Akibat putusnya jembatan darurat jenis Aramco tersebut, arus lalu lintas dari Blangkejeren menuju Kecamatan Dabun Gelang lumpuh total untuk kendaraan roda empat.
Sementara itu, kendaraan roda dua masih dapat melintas melalui jembatan darurat yang terbuat dari kayu (papan).
Jembatan tersebut selama ini menjadi akses utama menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Ali Kasim Gayo Lues.
Putusnya jembatan berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat serta akses pelayanan kesehatan di daerah tersebut.
Pantauan wartawan TribunGayo.com di lokasi menunjukkan bahwa selain jembatan yang ambruk, sejumlah rumah warga sebelumnya juga sempat terendam banjir dan lumpur.
Saat ini, beberapa personel Polres Gayo Lues berada di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas bagi pengguna kendaraan roda dua.
Petugas kepolisian juga membantu warga, terutama ibu-ibu serta tenaga kesehatan yang hendak menuju rumah sakit, menyeberangkan sepeda motor mereka karena khawatir melintasi jembatan kayu yang digunakan sebagai jalur alternatif.
Baca juga: Arus Lalu Lintas Blangkejeren-Takengon Kembali Normal Usai Longsor, 3 Alat Berat Dikerahkan
Bupati Gayo Lues melalui Asisten III Sekdakab Gayo Lues, Amrin ST kepada wartawan TribunGayo.com pada Selasa (23/6/2026), mengatakan bahwa jembatan darurat Aramco di kawasan di Aih Bobo tersebut baru diresmikan sekitar empat bulan lalu.
Saat peresmian, ia mewakili Bupati Gayo Lues bersama pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh.
Menurut Amrin, kerusakan jembatan diduga disebabkan oleh gelondongan kayu yang hanyut saat hujan deras dan tersangkut di badan jembatan.
Kondisi itu menyebabkan aliran sungai tersumbat sehingga tanggul dan bronjong di sisi kanan dan kiri sungai yang sedang dibangun jebol.
"Kerusakan jembatan darurat di Aih Bobo sampai ambruk dan putus total diduga akibat gelondongan kayu yang hanyut saat terjadi hujan deras berlangsung. Gelondongan kayu sempat nyangkut dijembatan itu menyebabkan tersumbat.
Sehingga tanggul dan beronjong di kanan kiri aliran sungai yang sedang dibangun juga jebol dan akhirnya jembatan darurat jenis Aramco tersebut juga hanyut dihantam banjir tersebut," katanya.
Amrin menambahkan, kerusakan jembatan tersebut akan segera dilaporkan kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat mengingat fungsinya yang sangat vital sebagai salah satu akses utama menuju RSUD Muhammad Ali Kasim Gayo Lues.
"Kerusakan jembatan darurat di Aih Bobo akan segera dilaporkan kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat, sebab jembatan itu juga merupakan salah satu akses utama menuju RSUD Muhammad Ali Kasim Gayo Lues selama ini," sebutnya. (*)
Baca juga: Banjir Putuskan Jalan ke Desa Pasir Putih Gayo Lues, Warga Terancam Terisolasi