IHSG Terkoreksi Tajam di Sesi I, Tekanan Jual Mendominasi Pasar, Saham Mayoritas Melemah
Tribun-video June 23, 2026 03:56 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM -Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan ke zona merah pada penutupan Sesi 1 perdagangan hari Selasa ini, (23/6/2026).Berdasarkan pantauan data pergerakan pasar, indeks acuan utama nasional jatuh cukup dalam di bawah level psikologisnya akibat tekanan jual yang masif sepanjang paruh pertama perdagangan.IHSG Terkoreksi Tajam di Sesi PertamaHingga jeda siang pukul 11:59 WIB, sebagaimana yang terdokumentasikan dalam grafik ikhtisar pasar, Composite IHSG atau Composite Index melemah sebesar 1,29 persen atau turun 79,17 poin ke posisi 6.037,52. Sepanjang Sesi 1 ini, performa pasar didominasi oleh pergerakan saham-saham yang berguguran.Tercatat hanya ada 307 saham yang berhasil bergerak menguat di zona hijau.Sebaliknya, sebanyak 676 saham terpuruk di zona merah, mengonfirmasi kuatnya sentimen koreksi yang melanda lantai bursa.Transaksi perdagangan di paruh pertama ini mencatatkan total volume saham yang beredar mencapai 11,45 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi agregat atau total value menyentuh Rp6.648,98 miliar. Adapun aktivitas pasar tercatat cukup padat dengan total frekuensi transaksi menembus 1,02 juta kali.Indeks Sektoral Ikut MerosotKelesuan pasar tidak hanya melanda indeks utama, melainkan juga menyeret sejumlah indeks sektoral dan saham-saham berkapitalisasi besar.Berdasarkan acuan grafik indeks, LQ45 ditutup melemah di level 596,40 atau turun sebesar 2,80 poin yang setara dengan persentase penurunan 0,47 persen.Data penutupan yang sedikit fluktuatif menunjukkan indeks saham paling likuid ini bertengger tipis di area 596,472 dengan koreksi minus 0,46 persen pada akhir menit sesi pertama.Di sisi lain, indeks berbasis syariah yakni Islamic Index (ISSI) juga mengalami hantaman yang cukup berat.Merujuk pada data kuotasi pasar, ISSI jatuh 2,65 poin atau terkoreksi tajam hingga 1,25 persen ke posisi 210,40.Penurunan ini memperlihatkan bahwa pelemahan tidak hanya terkonsentrasi pada saham konvensional, tetapi juga meluas ke sektor saham berbasis religi.Sementara itu, indeks saham bluechip lainnya seperti IDX30 dan IDX80 kompak mencatatkan pergerakan searah yang identik.Berdasarkan visualisasi grafik, IDX30 parkir di zona merah pada level 337,328 atau turun sebesar 0,41 persen.Senada dengan itu, indeks IDX80 yang merekam jejak 80 saham pilihan utama juga terkikis 0,41 persen ke level 89,711.Saham TeraktifDari sisi nilai transaksi saham atau value tracker yang tersaji pada tabel ikhtisar saham, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) memimpin nilai transaksi tertinggi di lantai bursa dengan mencatatkan perputaran dana fantastis mencapai Rp1.070,56 miliar melalui volume perdagangan sebanyak 1,25 miliar lembar saham, dan berakhir di harga Rp805 per lembar.Posisi kedua ditempati oleh saham PT Barito Pacific Tbk (TPIA) dengan nilai transaksi Rp512,97 miliar dan volume mencapai 258,88 juta lembar saham pada level harga Rp1.965.Sektor perbankan raksasa (big banks) milik jajaran BUMN dan swasta juga menjadi motor penggerak likuiditas utama meskipun pasar sedang terkoreksi.Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) membukukan nilai transaksi Rp403,85 miliar dengan volume 138,57 juta lembar di harga Rp2.910.Menyusul di belakangnya, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp372,04 miliar dengan volume 60,63 juta lembar di posisi harga Rp6.100.Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat nilai transaksi Rp364,08 miliar dengan volume perdagangan sebesar 87,54 juta lembar saham di harga Rp4.140.Dua emiten papan atas lainnya yang turut meramaikan likuiditas perdagangan sesi pertama ini adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang mencatat transaksi sebesar Rp172,72 miliar dengan volume 59,67 juta lembar di harga Rp2.830,Emiten telekomunikasi pelat merah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) juga ikut meramaikan lantai bursa dengan membukukan nilai perdagangan Rp169,41 miliar melalui peredaran volume sebesar 66,34 juta lembar saham pada tingkat harga Rp2.570.(Tribun-Video.com)Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sesi 1 IHSG 23 Juni 2026 Alami Koreksi Tajam, Composite Terjun 1,29 Persen, https://www.tribunnews.com/bisnis/7845482/sesi-1-ihsg-23-juni-2026-alami-koreksi-tajam-composite-terjun-129-persen?page=2.Penulis: Bobby WEditor: Wahyu Gilang PutrantoEditor Video:VP Magang Dwi Sulistyo WatiUploader: winda rahmawati#IHSG #BursaSaham #PasarModal #SahamIndonesia #IDX #LQ45 #BBCA #BBRI #BMRI #TLKM #ANTM #TPIA #DSSA #EkonomiIndonesia #Investasi #TradingSaham #MarketUpdate #Sesi1 #IHSGTurun #BeritaEkonomi #foryoupage