Update Banjir Surabaya: BPBD Tangani Genangan Air di 16 Lokasi
Cak Sur June 23, 2026 04:32 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Hujan berintensitas sedang hingga lebat mengguyur Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), sejak Selasa (23/6/2026) dini hari.

Akibat cuaca ekstrem tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya mencatat adanya genangan air di 16 lokasi, empat pohon tumbang, serta satu unit rumah mengalami kerusakan.

Hingga Selasa siang, petugas gabungan terus bersiaga untuk meminimalkan dampak banjir di sejumlah jalan protokol dan pemukiman warga.

BPBD Surabaya: 12 Titik Genangan Mulai Surut

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, mengonfirmasi bahwa penanganan cepat terus dilakukan di seluruh wilayah terdampak.

Dari total 16 titik genangan, mayoritas sudah berhasil ditangani oleh petugas di lapangan.

"Dari 16 titik genangan yang terpantau, sebanyak 12 lokasi sudah surut dan empat lokasi masih dalam proses penanganan hingga pukul 11.00 WIB," ujar Linda Novanti di Surabaya, Selasa (23/6/2026).

Menurut data BPBD, ketinggian air di lokasi terdampak bervariasi mulai dari 10 hingga 60 sentimeter.

Ketinggian air paling signifikan tercatat di kawasan Simo Kalangan dan Graha Famili Selatan yang sempat mencapai 60 sentimeter, sebelum akhirnya berangsur surut.

Berikut adalah rincian kondisi genangan air di Surabaya:

  • 4 Titik Masih Tergenang: Jalan Nginden Intan Timur, Jalan Taman Panjang Jiwo Permai, Jalan Manyar Rejo, dan Jalan Raya Pandugo.
  • 12 Titik yang Sudah Surut: Jalan Imam Bonjol, Simo Kalangan, Ngagel Kebonsari, RSIA Kendangsari, hingga Jalan Tanjung Sari.

Langkah Cepat Pengoperasian Rumah Pompa

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengoptimalkan seluruh infrastruktur drainase untuk menyedot genangan air.

BPBD bekerja bersama dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) guna mempercepat pemulihan jalan.

Camat Gubeng, Eko Kurniawan Purnomo, menjelaskan pihaknya memberikan perhatian khusus pada genangan di kawasan Bratang Binangun yang sempat mengganggu akses lalu lintas.

"Kami maksimalkan rumah pompa dan enam unit Damkar untuk mempercepat surutnya genangan. Rekayasa lalu lintas juga dilakukan dengan sistem satu arah untuk mengurangi kepadatan kendaraan di lokasi," kata Eko.

Berkat upaya tersebut, air berangsur surut dalam waktu 30 menit setelah hujan reda.

Penanganan Pohon Tumbang dan Cuaca Ekstrem

Tidak hanya genangan air, cuaca ekstrem ini juga memicu pohon tumbang di empat titik strategis, yaitu Jalan Diponegoro, Jalan T.A.I.S Nasution, Pagesangan Agung Baru, dan Jalan Wiguna II.

BPBD bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menyelesaikan evakuasi seluruh pohon tumbang agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Surabaya sebelumnya juga diguyur hujan deras pada Senin (22/6/2026) yang sempat memicu genangan serupa.

Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan dan menjaga kebersihan saluran air di lingkungan masing-masing.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.