Tiap Tahun Minat Meningkat, Cabdindik IV Bangka Barat Pantau Proses SPMB Tingkat SMA dan SMK
Ajie Gusti Prabowo June 23, 2026 05:50 PM

MENTOK, BABEL NEWS - Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah IV Kabupaten Bangka Barat memberi peringatan tegas kepada sekolah-sekolah. Peringatan itu diberikan khusus kepada SMA dan SMK yang dalam hal ini sedang dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

Kepala Cabdindik IV Bangka Barat, Yurizar menegaskan, pihaknya berkomitmen menjaga transparansi selama proses penerimaan siswa baru berlangsung. Apalagi, setiap tahunnya minat anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke SMA dan SMK terus mengalami peningkatan.

"Kalau untuk peningkatan itu setiap tahun ada dan minat peserta didik itu ada peningkatannya. Makanya kami minta dukungan semua pihak untuk bersama-sama saling memantau dan mendukung program pendidikan," ucap Yurizar, Selasa (23/6).

Dirinya mengingatkan, supaya sekolah-sekolah agar tidak melakukan praktik yang menyimpang dari aturan karena proses penerimaan siswa baru berkaitan langsung dengan hak peserta didik. "Jangan ada yang coba-coba melakukan kecurangan. Ini menyangkut harkat dan martabat siswa-siswi. Jika memang sudah menjadi haknya, maka harus diberikan sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.

Diketahui, saat ini proses SPMB jenjang SMA dan SMK di Bangka Barat masih terus berlangsung, terutama untuk jalur domisili dan mutasi akan diumumkan hasilnya pada 30 Juni 2026. Sedangkan, jalur prestasi dan afirmasi sudah terlebih dahulu diumumkan pada 17 Juni 2026.

Update maupun progres penerimaan murid baru dapat dipantau oleh masing-masing peserta di laman spmb.babelprov.go.id. "Untuk kuota atau daya tampung peserta didik baru tahun pelajaran 2026/2027 di Bangka Barat mencapai 1.475 siswa untuk jenjang SMA dan 1.044 siswa untuk jenjang SMK," jelasnya. 

Ia mengakui, pembagian persentase pada jalur domisili diatur berdasarkan wilayah zonasi. Zonasi pertama mendapatkan kuota sebesar 65 persen, zonasi kedua 25 persen, dan zonasi ketiga sebesar 15 persen.

Pihaknya berkomitmen menjaga transparansi selama proses penerimaan siswa baru berlangsung. "Tidak boleh ada kecurangan dalam proses SPMB ini, karena ini menyangkut harkat dan martabat siswa-siswi," tegasnya. 

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan Babel, Saipul Bakhri memastikan, tidak ada calon peserta didik yang tertinggal dalam proses SPMB akibat jaringan internet. Menurutnya, para calon pendaftar SPMB dapat mengakses layanan internet yang ada di sekolah dituju. 

Apabila ramai atau mendapat kendala lain, calon siswa dan orang tua siswa dapat mendatangi kantor Cabang Dinas (Cabdin) di setiap kabupaten untuk mencari solusi terkait persoalan yang terjadi. "Akses melalui sekolah dituju, datang ke sana, tidak memungkinakan, ramai bisa ke Cabdin Dinas Pendidikan. Untuk mencari solusi kalau ada persoalan-persoalan," kata Saipul Bakhri.

Tak hanya di daerah perkotaan, dirinya juga mengingatkan untuk anak-anak yang berada di pulau-pulau, dapat melakukan pendaftaran secara online. Melalui SMA/SMK yang ada di daerah tersebut. "Ya makanya bisa ke sekolah dituju, anak-anak di daerah kepulauan silakan datang ke sekolah itu. Daftar secara online fasilitasi sekolah. Karena di Babel untuk SMA/SMK tidak ada blank spot, semua terkoneksi dengan jaringan internet. Hanya siapkan dokumen yang diperlukan," katanya.

Saipul Bakhri menambahkan, pihaknya bakal terus melakukan pemantauan, selama pelaksanaan SPMB berlangsung. Untuk antisipasi kemungkinan adanya kendala akses jaringan. "Kita selalu monitor terutama untuk server kita jangan sampai down. Nanti kita cari tahu, apakah dari server kita atau dari calon pendaftar murid baru yang mengalami kendala," katanya. (u2/riu)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.