- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menanggapi rencana pengembalian aset Iran yang dibekukan.
Dalam dokumen perjanjian damai, salah satu poin yang disepakati adalah pencairan dana Iran sekitar 6 miliar dollar AS atau setara Rp 107 triliun yang saat ini tersimpan di Qatar.
Menurut Trump, dana tersebut seharusnya digunakan untuk membeli kebutuhan pangan secara eksklusif dari Amerika Serikat.
Trump menilai Iran membutuhkan pasokan pangan dalam jumlah besar, sehingga penggunaan dana yang dicairkan untuk membeli produk pertanian AS akan menguntungkan kedua negara.
"Uang yang dicairkan akan digunakan untuk membeli makanan, dan makanan itu akan dibeli secara eksklusif melalui Amerika Serikat dari petani kami. Dan jagung, kedelai, semua hal yang mereka butuhkan akan dibeli dari petani kami. Jadi petani kami sangat senang," ucap Trump di Gedung Putih, Senin (22/6/2026).
Namun, pernyataan Trump tersebut mendapat respons berbeda dari pihak Iran.
Menurut Hemmati, dana yang dicairkan tidak hanya diperuntukkan bagi pembelian bahan pangan atau kebutuhan pokok.
Dana tersebut juga dapat digunakan untuk membeli berbagai barang lain yang tidak termasuk dalam daftar sanksi internasional.
Program: Tribunnews Update
Host: Agung Tri Laksono
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Uploader: bagus gema praditiya sukirman