Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kegiatan lelang sukarela yang digelar Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bengkulu dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-118 Lelang Indonesia mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan perhelatan Festival Tabut Bengkulu sehingga menarik perhatian banyak pengunjung yang ingin mengetahui mekanisme lelang secara langsung, pada Selasa (23/6/2026).
Lelang itu diikuti oleh masyarakat dengan sangat antusias, terlebih saat melakukan penawaran terhadap barang lelang.
Untuk barang yang dilelang mulai dari, peralatan rumah tangga hingga helm. Warga secara bergatian melakukan penawaran dalam lelang.
Salah satu peserta sekaligus pemenang lelang, Supriyadi, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.
Baca juga: Kronologi Tersangka Penipuan Seleksi Dirut Bank Plat Merah Bengkulu Diringkus di Yogyakarta
Menurutnya, pengalaman mengikuti lelang menjadi hal baru yang menarik dan memberikan kesempatan memperoleh barang dengan harga yang kompetitif.
Sementara itu, Pelelang KPKNL Bengkulu Thomas Alan, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan lelang kepada masyarakat secara lebih luas.
Menurut Thomas, momentum Festival Tabut dipilih karena menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Bengkulu yang selalu ramai dikunjungi masyarakat.
“Hari ini kami memperingati 118 tahun lelang di Indonesia. Kebetulan di Bengkulu sedang berlangsung Festival Tabut sehingga kegiatan ini kami padukan agar lebih meriah sekaligus memperkenalkan lelang kepada masyarakat,” kata Thomas Alan.
Masih banyak masyarakat yang belum memahami mekanisme lelang resmi.
Karena itu, KPKNL Bengkulu berupaya memberikan edukasi agar masyarakat dapat mengenali proses lelang yang benar dan terhindar dari berbagai modus penipuan berkedok lelang.
“Kami ingin masyarakat semakin mengenal lelang secara resmi dan memahami prosedurnya. Jangan sampai masyarakat menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan lelang. Jika ada yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut, masyarakat dapat langsung berkonsultasi ke KPKNL,” jelasnya.
Thomas berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sebagai sarana edukasi sekaligus mendekatkan layanan lelang kepada masyarakat.
“Kami melihat antusiasme masyarakat cukup tinggi. Ke depan kegiatan seperti ini bisa kembali digelar, baik di lokasi yang sama maupun di tempat lainnya,” tutupnya.